Aktivitasi IKD Warga Cimahi Terus Meningkat, Disdukcapil Catat Antusiasme Tinggi

Aktivitasi IKD Warga Cimahi Terus Meningkat, Disdukcapil Catat Antusiasme Tinggi
Sejumlah Warga Cimahi saat Melakukan Aktivasi IKD di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Cimahi (Doc. Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Minat masyarakat terhadap Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Cimahi terus menunjukkan peningkatan sepanjang 2026. Tingginya kebutuhan layanan aktivasi IKD bahkan membuat jumlah warga yang datang ke Disdukcapil Kota Cimahi bisa mencapai sekitar 200 orang dalam satu hari.

Demikian disampaikan oleh Kabid Pendataan dan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Cimahi, Chaeruddin Djoeharie bahwa meningkatnya jumlah warga yang melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital menjadi indikasi bahwa pemahaman masyarakat mengenai digitalisasi administrasi kependudukan mulai tumbuh.

Menurut Chaeruddin, penggunaan IKD di Kota Cimahi memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses sejumlah layanan publik yang membutuhkan identitas kependudukan. Digitalisasi administrasi kependudukan juga dinilai semakin relevan seiring perkembangan berbagai layanan berbasis teknologi.

Baca Juga:OKT Marak di Cimahi, Kejari dan BNN Perkuat PencegahanKebakaran di Kota Cimahi Tembus 64 Kejadian, Lahan Kosong Jadi Titik Paling Rawan

“Mungkin karena kesadaran masyarakat akan digitalisasi kependudukan mulai meningkat,” ujar Chaeruddin, Senin (28/9/2026).

Ia menjelaskan, Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat menjadi salah satu instrumen yang membantu masyarakat ketika mengakses layanan yang memerlukan data identitas. Kehadiran IKD juga menjadi bagian dari transformasi layanan administrasi kependudukan yang kini semakin terintegrasi dengan sistem digital.

“Sekarang era digital, untuk kemudahan berbagai layanan, termasuk perbankan,” ucapnya.

Tingginya antusiasme masyarakat terhadap aktivasi IKD di Disdukcapil Kota Cimahi terlihat dari jumlah warga yang datang setiap harinya. Saat permintaan layanan meningkat, jumlah masyarakat yang melakukan aktivasi IKD dapat mencapai sekitar 200 orang dalam satu hari.

Dalam prosesnya, aktivasi Identitas Kependudukan Digital dilakukan secara langsung dengan pendampingan petugas Disdukcapil Kota Cimahi. Masyarakat tidak cukup hanya melakukan aktivasi secara mandiri melalui telepon seluler, sebab terdapat tahapan verifikasi serta pemindaian kode yang harus dilakukan melalui layanan resmi.

Di tengah meningkatnya penggunaan IKD di Kota Cimahi, Disdukcapil juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penipuan digital. Warga diminta memastikan proses aktivasi IKD dilakukan melalui kanal dan layanan resmi, serta tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang mengaku sebagai petugas Disdukcapil melalui sambungan telepon.

Untuk proses aktivasi Identitas Kependudukan Digital, masyarakat juga tidak membutuhkan waktu lama. Dengan bantuan petugas, seluruh tahapan aktivasi dapat diselesaikan dalam hitungan menit.

0 Komentar