Garudafood dan Pemkab Sumedang Edukasi 670 Siswa soal Jajanan Sehat dan Peduli Lingkungan

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir (kemeja putih) ketika mendampingi siswa SDN Tegalkalong dalam mempraktikkan
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir (kemeja putih) ketika mendampingi siswa SDN Tegalkalong dalam mempraktikkan budaya peduli lingkungan membuang sampah ke tempat sesuai jenisnya pada gerakan Bijak Jajan Cinta Bumi bersama PT Garudafood. (Yanuar Baswata/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Menariknya, setiap unit DSK yang dipasang di lingkungan sekolah dibuat dari material Multilayer Plastic (MLP) hasil daur ulang. Setiap unit membutuhkan sekitar 42 kilogram sampah MLP. Dengan demikian, kebutuhan material untuk 30 unit DSK yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah mencapai lebih dari 1,2 ton.

Inovasi tersebut membuat DSK tidak sekadar berfungsi sebagai sarana pengumpulan sampah, tetapi juga menjadi simbol penerapan ekonomi sirkular sekaligus bukti pemanfaatan kembali material pascakonsumsi di lingkungan pendidikan.

Selain rangkaian acara utama, Garudafood juga menggelar Lomba Poster Mini dan Kompetisi Kreasi Daur Ulang bagi siswa sekolah dasar (SD). Kegiatan tersebut ditujukan untuk mendorong partisipasi sekaligus mengasah kreativitas siswa.

Baca Juga:Cegah Narkoba dari Sekolah, Polsek Tanjungjaya Bekali Pelajar Agar Berani Berkata TidakOmbudsman Bongkar Hunian 'Standar Apartemen' di Lapas Cibinong, Ada Dapur hingga Kulkas

Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang aktif terlibat berkesempatan memperoleh hadiah berupa produk Garudafood dan saldo e-wallet.

Skema tersebut diharapkan dapat memperkuat penerapan perilaku bijak jajan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan di kalangan siswa.

Melalui perluasan gerakan Bijak Jajan Cinta Bumi 2026 ke Bandung dan Sumedang, Garudafood berharap semakin banyak siswa yang mendapatkan edukasi untuk menjadi konsumen cerdas sekaligus agen perubahan bagi lingkungan di sekitarnya.

Kebiasaan memilih jajanan sehat dan mengelola sampah secara bertanggung jawab yang ditanamkan sejak dini diharapkan dapat tumbuh menjadi gaya hidup berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga diterapkan di keluarga dan masyarakat.

Garudafood juga berharap gerakan tersebut dapat menginspirasi lebih banyak kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, dan dunia pendidikan dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, serta peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Dengan diresmikannya gerakan Bijak Jajan Cinta Bumi 2026 di Sumedang, Garudafood menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi kesehatan generasi muda dan kelestarian lingkungan, sejalan dengan misi perusahaan untuk membawa perubahan dengan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat berdasarkan prinsip saling menumbuhkembangkan.(Bas)

0 Komentar