JABAR EKSPRES – Infrastruktur pedesaan memegang peranan krusial dalam menunjang mobilitas dan pertumbuhan ekonomi warga. Menyadari hal tersebut, Kodim 0613 Ciamis menggelar kegiatan Bakti TNI berupa renovasi jembatan gantung yang berlokasi di Dusun Girimukti, Desa Sukamukti, Kota Banjar. Kegiatan ini menjadi fokus utama karena jembatan tersebut merupakan urat nadi penghubung antarwilayah yang sangat vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.
Jembatan gantung ini telah lama menjadi akses utama bagi warga Dusun Girimukti untuk mengangkut hasil pertanian, beraktivitas ke sekolah, maupun mengakses layanan kesehatan.
Kondisi jembatan yang mulai membutuhkan perbaikan dikhawatirkan dapat menghambat laju perekonomian dan mobilitas sosial warga. Oleh karena itu, kehadiran TNI melalui program Bakti TNI diharapkan mampu menjadi solusi cepat dan tepat dalam menjawab kebutuhan infrastruktur tersebut.
Baca Juga:PSGC Ciamis Siap Tempur, Kenalkan Squad Baru Jelang Liga 2 Musim 2026/2027Kejaksaan Negeri Ciamis Geledah Kantor LKM Cidolog, Sita Dokumen Dugaan Korupsi Kredit Mikro 2017-2020
Komandan Kodim (Dandim) 0613 Ciamis, Letkol Inf Antonius, hadir langsung ke lokasi untuk memastikan proses renovasi berjalan sesuai rencana. Kedatangannya disambut hangat oleh Kepala Desa Sukamukti, Budi Haryono, bersama Babinsa dan Babinmas setempat.
Dalam peninjauan tersebut, Letkol Inf Antonius menekankan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah desa untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
“Program Bakti TNI ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dialami masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat. Melalui gotong royong dalam renovasi jembatan, diharapkan tercipta rasa memiliki yang tinggi di masyarakat terhadap fasilitas umum yang telah diperbaiki,” katanya.
Kepala Desa Sukamukti, Budi Haryono, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan bantuan dari TNI. Menurutnya, perbaikan jembatan gantung ini sangat dinantikan oleh warganya, mengingat jembatan tersebut adalah satu-satunya akses yang efisien untuk menghubungkan dusun dengan pusat kegiatan ekonomi desa.
Ia berharap, setelah renovasi selesai, jembatan tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga.
Kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan dalam proyek ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan hasil kerja sama semua elemen.
