Ribuan Orang Berkumpul di Alun-Alun Cimahi, Doa Hujan Dipanjatkan di Tengah Kemarau Panjang 

Ribuan Orang Berkumpul di Alun-Alun Cimahi, Doa Hujan Dipanjatkan di Tengah Kemarau Panjang 
Ribuan masyarakat bersama jajaran Forkopimda mengikuti Shalat Istisqo di Alun-Alun Kota Cimahi. (Foto: Mong/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Kondisi kekurangan air di Kota Cimahi juga terjadi di sejumlah wilayah, terutama kawasan Cimahi bagian utara. Karakteristik wilayah yang berada di kawasan lebih tinggi membuat sebagian masyarakat menghadapi tantangan lebih besar dalam mengakses sumber air.

Pemerintah Kota Cimahi pun terus merespons permintaan warga dengan melakukan distribusi air sesuai kebutuhan. Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk penanganan langsung terhadap dampak kemarau panjang yang mulai dirasakan masyarakat.

Di tengah persoalan krisis air Kota Cimahi, Ngatiyana mengajak masyarakat tidak hanya mengandalkan doa melalui Shalat Istisqo, tetapi juga memperkuat ikhtiar dengan menjaga lingkungan, merawat alam, serta menggunakan air secara bijak.

Baca Juga:Hadapi Tekanan Pangan di Tengah Kemarau, Pemkot Cimahi Gelontorkan 66,8 Ton BerasKemarau Panjang Mengancam Pasokan Air, DPKP Cimahi Siapkan Langkah Antisipasi

“Jangan sampai kita memboroskan air ketika di tempat lain ada masyarakat yang kesulitan mendapatkannya. Mari kita gunakan air sehemat mungkin dan terus peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ngatiyana berharap doa yang dipanjatkan dalam salat Istisqo Kota Cimahi 2026 dapat dikabulkan Allah SWT. Hujan diharapkan segera turun sehingga kebutuhan air masyarakat kembali terpenuhi dan dampak kemarau panjang di Cimahi dapat segera berakhir.

“Semoga hujan segera diturunkan, memberikan kelegaan bagi masyarakat, mencukupi kebutuhan air, dan membawa keberkahan bagi Kota Cimahi,” pungkasnya. (Monk)

0 Komentar