Tak Ingin Jauh dari Bali, Latisha Kini Berjuang Bersama Penabur Cirebon di Honda DBL with Kopi Good Day

Tak Ingin Jauh dari Bali, Latisha Kini Berjuang Bersama Penabur Cirebon di Honda DBL with Kopi Good Day
Tak Ingin Jauh dari Bali, Latisha Kini Berjuang Bersama Penabur Cirebon di Honda DBL with Kopi Good Day
0 Komentar

Bagi Latisha, latihan yang lebih intens membuatnya belajar mengatur waktu dengan lebih baik. Ia harus membagi perhatian antara pendidikan dan aktivitasnya sebagai pemain basket. Pengalaman tersebut menjadi bagian baru dalam perjalanan Latisha sebagai seorang student-athlete.

Ada satu hal yang tetap sulit digantikan setelah Latisha tinggal jauh dari Bali: kebersamaan dengan kedua orang tuanya. Salah satu momen yang paling ia rindukan adalah kebiasaan berdoa bersama setiap malam.

“Tiap malam itu kan aku kalau di rumah selalu berdoa bareng sama mama sama papa. Nah, di sini kan aku sendiri ya jadinya aku kayak kangen aja gitu momen itu. Untungnya masih bisa video call. Jadi sedikit terobati lah rasa kangen ini,” ceritanya.

Baca Juga:Satu Tahun Menunggu, Kenneth Tebus Kegagalan dengan Debut GemilangEmpat Cerita Indonesia Hidup di Panggung AQUA DBL Dance West Java-East

Meski tidak bisa bertemu secara langsung, Latisha masih dapat berkomunikasi dengan orang tuanya melalui panggilan video. Dukungan mereka pun tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan Latisha di Cirebon.

Musim 2026 menjadi pengalaman pertama Latisha melantai di Bandung Arena. Sebelumnya, ia sudah beberapa kali menyaksikan pertandingan DBL Bali sehingga atmosfer kompetisi tersebut sebenarnya bukan sesuatu yang sepenuhnya baru baginya.

Ketika akhirnya bermain di DBL West Java-East, pengalaman yang ia dapatkan kurang lebih sesuai dengan bayangannya.

“Karena waktu di Bali aku sudah pernah beberapa kali nonton DBL Bali, jadinya menurutku sudah sesuai bayanganku sih DBL Bandung ini. Tinggal bagaimana akunya yang harus lebih improve lagi sebagai pemain,” ujarnya.

Sebagai pemain kelas X, Latisha masih memiliki banyak waktu untuk berkembang bersama Penabur Cirebon. Ia pun sudah memasang target untuk perjalanan pertamanya di DBL.

“Aku mau bisa juara di DBL ya. Berkontribusi ke tim dan yang pasti bikin nama sekolahku semakin dikenal,” imbuhnya.

Target tersebut mulai mendapat jalan setelah Penabur Cirebon berhasil memastikan tiket ke babak Fantastic Four Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Java-East. Penabur Cirebon mengalahkan SMA Trinitas Bandung dengan skor 41-15. Inez Welly menjadi salah satu pemain yang tampil menonjol dengan torehan 20 poin dan 9 steal. Di babak Fantastic Four, Penabur Cirebon akan menghadapi pemenang dari pertandingan SMAN 2 Bandung melawan SMA 1 BPK Penabur Bandung.

0 Komentar