“Bagi para remaja, ingat masa depan kalian menunggu. Kalian sebagai pemegang estafet kepemimpinan. Bagaimana mau memimpin ke depan, kalau sekarang kerjaannya nongkrong, mengonsumsi obat-obatan, miras dan yang tidak bermanfaat,” katanya.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah perhatian terhadap keterlibatan anak-anak dan remaja dalam fenomena geng motor. Kapolda menilai pengawasan keluarga, sekolah, lingkungan, tokoh agama dan pemerintah harus berjalan bersama, bukan bekerja sendiri-sendiri.
Kunjungan Kapolda Jabar ke Tasikmalaya juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap situasi keamanan dan pelaksanaan tugas kepolisian di daerah.
Baca Juga:KSP Tuntaskan Hambatan Perizinan dan Percepat Pengoperasian Jargas Rumah TanggaRumah dan Toko Sembako di Cipatujah Ludes, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta
Pipit menekankan agar anggota Polri mampu beradaptasi dengan dinamika masyarakat, merespons persoalan secara cepat, serta memberikan solusi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Dalam konteks kejahatan jalanan, pesan tersebut berarti keamanan tidak boleh hanya dijaga setelah terjadi aksi kriminal. Kehadiran polisi, pengawasan lingkungan, kepedulian keluarga, serta keterlibatan tokoh agama dan masyarakat harus berjalan beriringan.
Kedatangan Irjen Pipit di Tasikmalaya disambut Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi bersama jajaran, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, serta sejumlah ulama, termasuk Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung KH Ubaidillah Ruhiat.
Selain agenda di Mapolres Tasikmalaya, rangkaian kunjungan Kapolda juga menyentuh pesantren, termasuk Pondok Pesantren Suryalaya dan Pondok Pesantren Cipasung.
Pertemuan dengan aparat, pemerintah daerah, dan ulama tersebut sekaligus mempertegas satu pesan yakni memberantas begal dan geng motor tidak cukup hanya dengan patroli dan penangkapan. Ketegasan polisi harus berjalan bersama pencegahan dari keluarga dan lingkungan.
Bagi Tasikmalaya yang dikenal sebagai daerah dengan kehidupan pesantren yang kuat, persoalan keamanan jalanan kini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga bagaimana seluruh elemen menjaga generasi muda agar tidak masuk ke lingkaran kejahatan. (Hen)
