Hapelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Berikan Literasi Kepada Peserta

Jaminan Pensiun
Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Bojongsoang melakukan sosialisasi dan literasi Program Jaminan Pensiun (JP) kepada perusahaan se-Kabupaten Bandung. 
0 Komentar

BANDUNG – Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Bojongsoang menggelar sosialisasi dan literasi Program Jaminan Pensiun (JP) dengan menghadirkan 60 perusahaan se-Kabupaten Bandung melalui Zoom Meeting, Rabu (9/9).

Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Pelanggan Nasional (Hapelnas) 2026 ini menyasar perusahaan yang telah mendaftarkan pekerjanya pada tiga program utama, namun belum mengikutsertakan mereka dalam program Jaminan Pensiun.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Bojongsoang Rizal Dariakusumah mengatakan, literasi jaminan pensiun penting agar pekerja memahami manfaat perlindungan yang dimiliki sekaligus memiliki persiapan menghadapi masa setelah berhenti bekerja.

Baca Juga:BOSS Cabaret Festival 2026: Bukan Sekadar Kompetisi, Ruang Anak Muda BerprosesRektor Baru USB YPKP Targetkan 20 Ribu Mahasiswa dan 10 Profesor

“Literasi jaminan pensiun menjadi hal yang penting bagi setiap pekerja. Dengan memahami program Jaminan Pensiun, pekerja dapat mempersiapkan masa depan dengan lebih baik,” ujar Rizal.

Menurut dia, jaminan sosial ketenagakerjaan tidak sebatas memberikan perlindungan ketika pekerja menghadapi risiko selama bekerja. Program tersebut juga dapat menjadi bagian dari perencanaan kesejahteraan dalam jangka panjang.

Jaminan Pensiun memberikan manfaat berupa uang tunai yang dibayarkan secara berkala setiap bulan dan/atau sekaligus sesuai dengan ketentuan yang berlaku ketika peserta memasuki masa pensiun. Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap semakin banyak pekerja yang menyadari bahwa mempersiapkan hari tua merupakan bagian dari perencanaan kehidupan yang perlu dilakukan sejak sekarang.

Pada rangkaian kegiatan literasi ini para peserta pun sangat antusias dalam berdiskusi, sehingga dengan adanya kegiatan literasi ini kami berharap peserta lebih paham dengan manfaat jaminan pensiun yang diberikan.

“Semoga kami bisa terus konsisten memberikan sosialisasi ataupun literasi kepada peserta kami, karena dengan adanya kegiatan seperti ini kami yakin peserta pun lebih antusias. Kami berharap dari penjelasan literasi ini peserta sudah mulai bisa merencanakan persiapan masa depannya setelah memasuki usia pensiun. Sehingga pekerja dapat menjalani masa pensiun dengan lebih tenang,” tutup Rizal. (bbs)

0 Komentar