Dony juga mengatakan pemerintah akan memanfaatkan jaringan Kopdes Merah Putih untuk menekan ketergantungan masyarakat terhadap rentenir lewat penyaluran kredit dengan bunga rendah.
“Kita ingin memutus mata rantai rentenir di desa. PNM nanti membuka kantor di Koperasi Desa. Dalam rangka apa? Menyalurkan kredit. Untuk menghindari adanya, sekarang kan banyak yang kena rentenir dan sebagainya. Nanti dengan bunga ada 8 persen,” katanya.
Selain itu, PT Pos Indonesia akan bekerja sama dengan Kopdes Merah Putih untuk menyediakan layanan logistik bagi masyarakat desa, termasuk mendukung kegiatan usaha masyarakat yang berjualan daring.
Baca Juga:Kebutuhan Air Bersih di Musim Kemarau Kian Tinggi, Tagana Salurkan Puluhan Ribu Liter untuk Warga220 Tukang Becak Lansia Tasikmalaya Dapat ‘Kendaraan Baru’ dari Presiden
Dony menilai berbagai fungsi tersebut membuat Kopdes Merah Putih tidak hanya berperan sebagai koperasi, tetapi juga sebagai jaringan distribusi yang dapat dimanfaatkan pemerintah untuk memperluas akses ke masyarakat.
