Ono mengaku mendapat informasi bahwa kendaraan yang sebelumnya digunakan untuk kebutuhan operasional telah ditarik pihak leasing karena cicilannya macet.
Padahal, kendaraan tersebut dibutuhkan setiap hari untuk mengangkut kebutuhan pakan satwa.
DPD PDI Perjuangan Jawa Barat kemudian menawarkan solusi dengan meminjamkan satu unit Suzuki Carry untuk membantu operasional Bandung Zoo.
Baca Juga:9 Akademisi Kirim Amicus Brief, Mahrus Ali Pertanyakan Konstruksi OTT Ade KuswaraZiarah ke Makam Bung Karno, Ono Surono Teguhkan Semangat Trisakti dan Politik Kerakyatan
“Insya Allah kita akan pinjamkan ke Kebun Binatang Bandung selama belum punya mobil lagi. Jadi kalau sudah punya mobil, silakan dikembalikan. Tapi kalau belum punya mobil, selamanya di sini juga tidak apa-apa,” ujar Ono.
Bagi Ono, menjaga Bandung Zoo bukan semata-mata mempertahankan sebuah tempat wisata.
Di dalamnya terdapat ratusan satwa yang membutuhkan perawatan sekaligus para pekerja yang menggantungkan penghidupan dari keberlangsungan kebun binatang tersebut.
Nasib Pekerja Lama Ikut Dikawal
Karena itu, Ono juga meminta jajaran PDI Perjuangan Kota Bandung ikut mengawal nasib para pekerja lama Bandung Zoo di tengah proses peralihan pengelolaan.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, para pekerja lama sedang mengikuti proses tes untuk menentukan keberlanjutan status pekerjaan mereka.
Ono berharap mereka tetap mendapat prioritas. Selain telah lama bekerja, para pekerja tersebut dinilai memiliki pengalaman dan pemahaman mengenai karakter serta kebutuhan satwa yang selama ini mereka rawat.
“Pasti para satwa pun akan lebih nyaman kalau diurus oleh pegawai yang lama,” katanya.
Baca Juga:Maraknya begal di Bandung, Tarung Derajat siap bersinergi dengan PemkotRamadan Maulana Hattrick, Banteng Jabar Taklukkan Jatim 4-1
Ia berharap proses menuju pengelolaan baru Bandung Zoo dapat segera dituntaskan, termasuk penyelesaian dokumen lingkungan dan perizinan dari Kementerian Kehutanan.
Dengan demikian, pengelolaan dan tanggung jawab terhadap satwa maupun pekerja dapat segera berjalan lebih pasti.
Menurut Ono, peringatan kemerdekaan tahun ini sekaligus menjadi pengingat bagi kader PDI Perjuangan agar kemerdekaan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan.
Hal itu, kata dia, sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar kader partai selalu hadir, mengorganisir dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Selama ini, kader PDI Perjuangan telah terbiasa turun membantu masyarakat ketika terjadi bencana maupun persoalan sosial.
