Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan permintaan penerbangan secara konsisten. Sebab, keberlanjutan rute pada akhirnya sangat bergantung pada tingkat keterisian penumpang dan aktivitas ekonomi yang terbentuk di sekitar rute tersebut.
Sebelumnya, reaktivasi Bandara Husein Sastranegara memang dipandang strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Bandung. Pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah infrastruktur pendukung serta membahas penguatan konektivitas udara dengan berbagai pihak.
Dengan evaluasi dua bulan ke depan, Pemkot Bandung kini dihadapkan pada tantangan untuk membuktikan bahwa keberadaan penerbangan reguler dari Husein Sastranegara bukan hanya membuka kembali akses udara, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian Kota Bandung. (Dam)
