“Jadikan apa yang dilalui di dalam lapas sebagai bekal untuk di lingkungan masyarakat dan keluarga,” kata Sopiana.
Sementara itu Bupati Bandung Dadang Supriatna yang hadir secara langsung menyerahkan remisi kepada warga binaan.
Dadang menilai pemberian remisi sekaligus menunjukkan keberhasilan pembinaan yang dilakukan jajaran lapas melalui berbagai program pendidikan, keterampilan hingga pengembangan usaha.
Baca Juga:Di Tengah Semarak HUT ke-81 RI, Bocah Linggaraja Sampaikan Keluhan Lewat Kostum KardusPemkab Tasikmalaya Riung Mungpulung Bersama Para Pejuang, Semangat Kemerdekaan Jadi Inspirasi Pembangunan
“Hal ini membuktikan keberhasilan pihak Kalapas dalam membina warga binaan. Selama ini mereka tekun memberikan bimbingan, pengetahuan, pendidikan, hingga keterampilan,” kata Dadang.
Menurutnya, hasil pembinaan tersebut terlihat dari berbagai aktivitas dan karya yang ditampilkan warga binaan, mulai dari seni budaya hingga produk usaha seperti peternakan ayam petelur dan kerajinan kaos.
“Ini menunjukkan bahwa warga binaan selalu dibina dan diperhatikan oleh negara,” ujarnya.
Dadang berharap 12 warga binaan yang langsung bebas dapat diterima kembali oleh keluarga maupun masyarakat dan mampu menjalani kehidupan yang lebih baik.
“Semoga setelah bebas nanti, mereka menjadi warga yang lebih baik, diterima kembali oleh masyarakat, serta dapat bersosialisasi dan berkumpul secara utuh,” tutur Dadang.
Pemkab Bandung, kata Dadang, juga menyiapkan sejumlah program bagi warga binaan asal Kabupaten Bandung yang telah bebas, khususnya untuk membantu mereka mendapatkan mata pencaharian.
“Untuk warga Kabupaten Bandung, kami sudah menyiapkan berbagai program, baik melalui Dinas Tenaga Kerja maupun Dinas Koperasi dan UMKM,” katanya.
Baca Juga:HUT ke-81 RI, Bupati Cecep Ajak Warga Rawat Persatuan untuk Wujudkan Tasikmalaya Lebih SejahteraFK Tagana Tasikmalaya Perkuat Kesiapsiagaan Warga, Kerahkan 20 Personel Bersihkan DAS Cikunten
Salah satu program yang dapat dimanfaatkan adalah pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. Jika masih membutuhkan dukungan permodalan, Pemkab Bandung akan mendorong bantuan melalui Dinas Sosial.
“Ini tentu bisa dimanfaatkan. Selain itu, jika memang dibutuhkan bantuan permodalan lanjutan, kami akan dorong melalui Dinas Sosial agar mereka memiliki mata pencaharian,” ujar Dadang.
