Terkait kebutuhan perbaikan, Dicky mengatakan pihaknya masih menunggu hasil re-asesmen FIFA untuk mengetahui fasilitas apa saja yang perlu ditingkatkan.
Ia berharap tidak banyak perbaikan besar yang dibutuhkan karena Si Jalak Harupat baru saja digunakan untuk Piala Presiden 2026.
“Pasca Piala Presiden masih relatif baik, tidak ada kerusakan. Rumput saat ini juga masih terus dipelihara sesuai dengan hal yang kemarin penyelenggaraan Piala Presiden,” katanya.
Baca Juga:Direksi Baru LKM Pancatengah Dilantik, Bupati Cecep Minta Kepercayaan Masyarakat DikembalikanBegini Kronologis Penyiksaan Handi di Sumedang, Korban Sempat Disekap di Sekre FKPPI
Dicky memastikan kondisi lampu stadion juga masih baik dan tidak mengalami kendala saat digunakan dalam Piala Presiden.
Sementara untuk bench pemain dan kursi penonton, pihaknya akan melakukan evaluasi kembali untuk memastikan tidak ada fasilitas yang mengalami kerusakan.
Ia menegaskan Pemkab Bandung siap menangani perbaikan yang sifatnya ringan, seperti aspek kebersihan, sanitasi, dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya.
Namun, apabila hasil asesmen FIFA mengharuskan adanya perbaikan berskala besar, pihaknya berharap dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat maupun panitia penyelenggara.
“Khususnya kalau untuk perbaikan-perbaikan minimalis, kita siap untuk memperbaiki, tapi kalau memang harus ada standar yang memang harus kita perbaiki secara besar, kita akan berharap mudah-mudahan panitia penyelenggara dari pusat, baik dari Kemenpora ataupun dari FIFA bisa membiayai,” pungkasnya.
