Tak berhenti pada proses pembelajaran, mahasiswa yang berhasil memenuhi persyaratan kelulusan magang juga akan memperoleh sertifikat. Peserta bahkan berkesempatan masuk ke dalam talent pool yang dapat menjadi salah satu pintu menuju peluang pengembangan karier berikutnya.
Hubungkan Pembelajaran Kampus dengan Dunia Industri
Kehadiran Virtuship juga menjadi upaya untuk mempersempit jarak antara pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc., menilai pengalaman langsung dari industri memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa sebelum benar-benar memasuki dunia profesional.
Baca Juga:Kisah Auliana Mulia Hernawan, Mahasiswa Telkom University yang Rutin Turun ke Sungai Tangani BanjirFilm Istimewa Hadirkan Pesan Humanis, Ajak Penonton di Bandung Berhenti Melihat Disabilitas dari Kekurangannya
“Pengalaman langsung dari dunia industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan kebutuhan kerja yang semakin cepat. Melalui Virtuship, mahasiswa dapat menghubungkan pembelajaran di kampus dengan tantangan profesional yang nyata. Kami berharap program ini membantu mahasiswa semakin memahami kompetensinya, lebih adaptif, dan lebih siap memberikan kontribusi setelah menyelesaikan pendidikan,” ujar Prof. Suyanto.
Dengan model berbasis proyek, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi juga belajar menerapkan pengetahuan yang dimiliki untuk menyelesaikan persoalan. Proses tersebut sekaligus dapat membantu mahasiswa mengenali kelebihan maupun aspek yang masih perlu dikembangkan sebelum terjun ke dunia kerja.
Bagi mahasiswa, pengalaman semacam ini juga dapat menjadi modal untuk membangun portofolio. Hal tersebut semakin penting di tengah kebutuhan industri yang tidak hanya melihat latar belakang pendidikan, tetapi juga kemampuan praktis dan pengalaman dalam menghadapi berbagai persoalan pekerjaan.
Informasi lebih lanjut mengenai Virtuship dapat diakses melalui www.virtuship.id.
Telkomsel dan YPT Perkuat Kolaborasi Pendidikan
Peluncuran Virtuship tidak berdiri sendiri. Pada kesempatan yang sama, Telkomsel juga memperkuat kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi Pemanfaatan Potensi Bersama.
Kesepahaman tersebut menjadi landasan bagi kedua pihak untuk memperluas kolaborasi di bidang pendidikan dan pengembangan talenta. Selain itu, kerja sama diarahkan untuk mengoptimalkan kapabilitas yang dimiliki Telkomsel dan YPT demi mendukung perkembangan ekosistem pendidikan di Indonesia.
Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan sinergi tersebut dibangun atas semangat untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh generasi muda maupun institusi pendidikan.
