Jadi Pionir! LLDIKTI 4 Fasilitasi KIP-K Kedokteran dan Kedokteran Gigi

Kedokteran Gigi
LLDIKTI Wilayah IV berkomitmen bersama delapan PTS di Jawa Barat dan Banten untuk menyediakan program KIP-Kuliah bagi mahasiswa Kedokteran dan Kedokteran Gigi. Program ini secara lantang diresmikan pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Aula LLDIKTI Wilayah IV.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pendidikan kedokteran kerap dianggap hanya bisa dicicipi oleh kaum berdompet tebal. Bahkan, belum ada PTS yang berani membuka program KIP-Kuliah untuk program studi bergengsi ini. Padahal, banyak generasi muda di tengah keterbatasannya masih memiliki mimpi untuk bisa menjadi dokter.

Ibarat gayung bersambut, LLDIKTI Wilayah IV berkomitmen bersama delapan PTS di Jawa Barat dan Banten untuk menyediakan program KIP-Kuliah bagi mahasiswa Kedokteran dan Kedokteran Gigi. Program ini secara lantang diresmikan pada Jumat, 7 Agustus 2026 di Aula LLDIKTI Wilayah IV.

Kepala LLDIKTI Wilayah IV, Lukman menyampaikan, langkah ini merupakan upaya untuk menyiapkan generasi unggul dari segala lapisan masyarakat. Meski ia mengakui, pada awalnya PTS akan memiliki sejumlah tantangan dalam pelaksanaannya, namun ia berharap semangat inklusivitas dalam dunia pendidikan tinggi bisa terus ditegakkan.

Baca Juga:Buktikan Kencangnya CBR series, Pebalap Astra Honda Raih Kemenangan di MandalikaUkir Prestasi di Panggung Nasional, DAM Borong 5 Gelar AHSRIC 2026

“Setelah berembuk dengan sejumlah PTS yang siap untuk membersamai program ini, ada yang menyanggupi untuk menyediakan kuota 2-5 orang. Tidak apa-apa, kita mulai langkah kecil ini untuk perubahan besar di kemudian hari. Oleh karena itu, mulai hari ini kita rilis beasiswa KIP-K untuk Kedokteran dan Kedokteran Gigi,” ungkap Lukman.

Ia menambahkan, seleksi akan dilakukan secara resmi dan terstruktur sesuai dengan panduan yang berlaku. Harapannya, dengan seleksi yang matang akan menjaring calon-calon dokter andal dan berkualitas bagi masyarakat. Lukman juga menyebutkan, rencananya tahun depan akan ada penyesuaian dari biaya kuliah bagi program KIP-K Kedokteran dan Kedokteran Gigi .

“Kita benar-benar akan seleksi dengan ketat, sehingga saat dia lulus bisa memberikan dampak yang lebih bagi masyarakat. Bahkan, bisa jadi salah satu dari mereka akan menjadi menteri,” harapnya.

Menjadi salah satu kampus yang bersedia terlibat dalam program KIP-K Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Rektor Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Prof. Tri Basuki Joewono mengatakan, pihaknya selalu bersedia menyediakan kesempatan khusus bagi para penerima beasiswa untuk berkuliah di UNPAR.

“Sebagaimana prinsip kami saat membangun Kedokteran, kami ingin kehadirannya bisa memanusiakan manusia. Mohon bantuannya, semoga layanan ini akan memberikan dampak dan manfaat yang baik untuk Indonesia,” tutur Prof. Tri.

0 Komentar