Kemarau Makin Parah, Petugas Gabungan Salurkan 11.500 Liter Air Bersih di Desa Tanjungjaya

Kemarau Makin Parah, Petugas Gabungan Salurkan 11.500 Liter Air Bersih di Desa Tanjungjaya
Petugas salurkan air bersih di Desa Tanjungjaya. Foto: Tagana/Istimewa
0 Komentar

“Menghadapi kekeringan dan krisis air bersih bagi warga, kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri atau berjalan tanpa arah. Diperlukan penanganan yang terukur, terpadu, dan berkesinambungan,” ujar Asep.

Ia juga menginstruksikan seluruh camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat agar lebih peka terhadap kondisi di wilayah masing-masing sehingga potensi krisis air bersih dapat segera ditangani.

“Saya mengimbau kepada seluruh camat, kepala desa, hingga tokoh masyarakat untuk peka melihat kondisi wilayahnya. Segera laporkan jika ada daerah yang mulai mengalami krisis air agar tindakan darurat bisa langsung kita luncurkan,” tegasnya.

Baca Juga:Krisis Air Bersih Kian Meluas, BPBD Tasikmalaya Catat 27.021 Warga Terdampak KekeringanFK Tagana Kembali Salurkan 12.000 Liter Air Bersih ke Dua Desa di Bojonggambir

Selain melibatkan relawan FK Tagana, distribusi air bersih juga mendapat dukungan dari Polsek Tanjungjaya, Koramil Tanjungjaya, dan Pemerintah Kecamatan Tanjungjaya. Sinergi lintas instansi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan dampak kekeringan yang diperkirakan masih akan berlangsung selama musim kemarau.

FK Tagana memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah lain yang membutuhkan apabila kekeringan semakin meluas. (Hendi)

0 Komentar