Puluhan PKL Depan Kantor Disdik Jawa Barat Digusur

Puluhan PKL Depan Kantor Disdik Jawa Barat Digusur
Puluhan PKL Depan Kantor Disdik Jawa Barat Digusur
0 Komentar

Jabar Ekspres – Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Dr. Radjiman Kota Bandung digusur. Para PKL menanti kejelasan nasib dan kompensasi.

Penertiban itu dilakukan Kamis (30/7) pagi. Pantauan Jabar Ekspres pukul 10.50, petugas gabungan dari unsur Sapol PP hingga petugas Gober juga masih nampak merapikan kawasan di depan Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat itu.

Lapak – lapak pedagang dibongkar. Lalu material diangkut menggunakan truk dan beberapa kendaraan lainnya.

Baca Juga:PGN Edukasi UMKM Bojonegoro Gunakan Gas Bumi Aman, Dorong Efisiensi dan Daya Saing UsahaThe Late Shift Hadir di de Braga by ARTOTEL, Sajikan Menu Comfort Food untuk Temani Malam di Braga

Uni Rina salah satu PKL menceritakan, pihaknya mengaku cukup sedih dengan penertiban tersebut. Karena lapak itu sudah jadi sumber mata pencaharian yang diandalkan bertahun-tahun.

Setidaknya ada 46 PKL yang mengadu nasib di kawasan tersebut. Mereka juga sudah puluhan tahun.

“Luar biasa kagetnya. Namanya kami di sini dagang tuh kan sudah 24 tahun lebih seperti saya. Ada yang lebih juga, ” cetusnya.

Selama ini, pihaknya berdagang juga tidak pernah ada masalah. Bahkan lapak – lapak pedagang sampai mendapatkan sponsor sehingga secara tampilan tidak seperti lapak PKL pada umumnya.

Uni Rina menambahkan, sebelum penertiban dilakukan hari ini, pihaknya juga telah mendapatkan pemberitahuan sekitar sepekan sebelumnya. Bahwa kawasan itu akan ditertibkan. Para PKL diberi waktu 7×24 jam untuk menertibkan mandiri, lalu setelahnya akan ditertibkan petugas.

Namun Uni Rina mengaku masih belum mendapatkan kepastian soal kompensasi ataupun relokasi. “Belum ada, baik kompensasi maupun relokasi, ” katanya.

Yuyun Yuliati, PKL lainnya menambahkan, ada harapan besar dari para PKL yang digusur. “ya berharap bisa jualan lagi. Tapi kalau memang di sini sudah tidak bisa lagi untuk jualan, berharap ada kompensasi yang bisa membantu kami untuk buka usaha tempat yang lain, ” katanya.

Baca Juga:Istri Wakil Bupati Bogor Tenteng Tas Mewah, Harta Jaro Ade Kembali Jadi PerhatianRespons Deklarasi untuk Adhitia Yudhistira di Pilkada 2029, PSI Cimahi Ingatkan Fokus Realisasi Janji Kampanye

Di sisi lain, Sekda Herman Suryatman menuturkan bahwa penertiban itu sebagai mana arahan Gubernur Dedi Mulyadi. “Kami akan kembalikan ke fungsi utamanya, yakni ruang milik jalan, khususnya untuk trotoar. Mudah-mudahan ya kami dari Pemda Provinsi Jawa Barat sinergi dengan Pemkot Bandung mengembalikan Bandung agar menjadi kebanggaan kita semua. Kota Bandung adalah ibu kota provinsi harus bersih, harus rapi, harus indah, ” jelasnya.

0 Komentar