Konser Hey Slank Sambangi Bandung: Spirit HS Dukung Industri Kreatif

Hey Slank
Personil SLANK saat konperensi pers sebelum melakukan Konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour di Hotel Mercure Supratman, Kota Bandung, Minggu (5/7/2026).
0 Komentar

“Spirit HS sangat relevan dengan Bandung. Warganya kreatif dan selalu berani membuat perubahan. Sejak kecil saya sudah melihat fenomena itu di sini. Karena itu, kami merasa kota ini sangat pas dengan gerakan yang kami usung,” ungkap Tessa yang juga putra daerah Bandung.

Di setiap pagelaran, HS selalu melibatkan band lokal. “Kami percaya, jika local heroes diberi ruang dan kesempatan, mereka pasti bisa tumbuh besar,” tegasnya.

Semangat “berani beda” HS terwujud nyata dalam kebijakan perusahaan. Mulai dari berani mempekerjakan karyawan difabel, merekrut talenta tanpa pengalaman, hingga mendukung UMKM khususnya produk karya Slankers yang dipamerkan di setiap venue.

Baca Juga:BULOG Bergerak Cepat Kendalikan Hama Gudang Sewa di Karawang, Jamin Kenyamanan Warga Prioritas UtamaOno Surono Kecam Dugaan Penyiksaan Brutal terhadap Perempuan Cirebon, Desak Kasus Diusut Tuntas

Di tengah banyaknya PHK di sektor pabrik, HS justru terus merekrut. Saat ini pabrik HS memiliki 4.756 karyawan, dengan 3.627 di antaranya pelinting rokok kretek tangan (SKT) dan 1.053 karyawan pabrik. Sebanyak 76 karyawan difabel juga telah tergabung dalam tim HS.Dari sisi pasar, Bandung Raya menempati posisi kedua terbesar di Indonesia setelah Lampung.

Konsumsi rokok di wilayah ini mencapai 800 juta batang per bulan sepanjang 2025 dan tumbuh 5 persen menjadi hampir 900 juta batang per bulan di 2026. “Ini membuat Bandung menjadi salah satu pasar paling menarik,” kata Tessa.

Kisah Bandung bagi Slank

Bagi Slank, Bandung memiliki kenangan tersendiri. Formasi ke-14 yang kini diisi Kaka (vokal), Ivanka (bas), Bimbim (drum), Abdee (gitar), dan Ridho (gitar)-yang terbentuk sejak 1997-justru manggung perdana di Bandung. “Saat itu di Sabuga tahun 1997. Formasi ini pertama kali manggung di sini. Ingat banget, ngecat-ngecat rambut bareng Ivan,” kenang Ridho.

Kaka menimpali sambil tertawa. “Ridho langsung dapat PR berat, harus ngulik 30 lagu dalam waktu singkat,” katanya.

Di Prabuwangi Park, Slank tampil bersama local heroes Bandung serta musisi lain: Tony Q Rastafara (Semarang), The Cloves and The Tobacco (Yogyakarta), The Sleting Down (Jakarta), Afterskema (Yogyakarta), dan Mahalara (Ciamis). Konser ini gratis dengan syarat membawa dua bungkus rokok HS varian mild atau slim yang masih bersegel dan bercukai sebagai tanda masuk.

0 Komentar