Diikuti 27 Peserta, O2SN Pendidikan Khusus Jadi Ajang Pengembangan Talenta Anak Disabilitas

Diikuti 27 Peserta, O2SN Pendidikan Khusus Jadi Ajang Pengembangan Talenta Anak Disabilitas
Pelajar berkebutuhan khusus asal Kabupaten Bogor, Bagus Surya Akbar, mengikuti cabang olahraga balap kursi roda pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus (Diksus) di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Pendidikan Khusus kembali menjadi wadah bagi peserta didik penyandang disabilitas untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di bidang olahraga.

Koordinator O2SN Pendidikan Khusus, Sariun Sagito, mengatakan kegiatan tahun ini diikuti sekitar 27 peserta yang berasal dari berbagai sekolah dan mengikuti sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari berbagai cabang olahraga. Total ada sekitar 27 peserta yang mengikuti beberapa nomor pertandingan,” ujar Sariun saat ditemui di sela kegiatan, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga:Ratusan Pelajar Beradu Prestasi di O2SN 2026, Bupati Cecep: Saatnya Lahir Atlet Hebat dari TasikmalayaDisdik Bantah Dugaan Setoran Dana RKB dan O2SN di Cimahi, Kabid SD: Tidak Benar! 

Menurutnya, persiapan pelaksanaan O2SN dilakukan sesuai dengan kebutuhan agar kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan kesempatan terbaik bagi para peserta untuk berkompetisi.

“Yang penting kegiatan dapat segera terlaksana dengan baik. Semoga anak-anak kita bisa sukses dan meraih prestasi hingga tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.

Dalam O2SN Pendidikan Khusus tahun ini, sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain atletik, lompat jauh, bulu tangkis, tenis meja, serta beberapa cabang olahraga lainnya.

Sariun menuturkan, O2SN bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi dan talenta yang mereka miliki.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan dan bakat yang mereka miliki,” ungkapnya.

Ia berharap melalui kompetisi tersebut para peserta dapat terus mengasah kemampuan mereka sehingga mampu bersaing pada jenjang yang lebih tinggi.

“Harapan kami, anak-anak dapat mengembangkan talenta dan potensinya. Apa yang menjadi kemampuan mereka bisa terus diasah dan dikembangkan sehingga nantinya dapat mengikuti jenjang kompetisi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Baca Juga:Antusiasme Tinggi, 360 Atlet Berebut Juara di O2SN Kabupaten Ciamis 202522 Kontingen Asal Cimahi Siap Berlaga dalam O2SN di Kota Bandung

Para peserta yang berhasil meraih prestasi pada ajang ini nantinya akan melanjutkan perjuangan ke tahapan seleksi berikutnya untuk tingkat yang lebih tinggi.

“Setelah kejuaraan ini, para juara akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya hingga nantinya menuju tingkat nasional,” kata Sariun.

Pelaksanaan O2SN Pendidikan Khusus berlangsung selama dua hari. Hari pertama diawali dengan pembukaan, sementara rangkaian pertandingan dan penutupan dijadwalkan berlangsung hingga hari berikutnya.

0 Komentar