Tokoh Perjuangan Kota Cimahi Soroti Target PAD Cimahi 2045, Pemerintah Diminta Percepat Kemandirian Fiskal

Tokoh Perjuangan Cimahi, Usman Rachman (Mong)
Tokoh Perjuangan Cimahi, Usman Rachman (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang seperempat abad perjalanan Kota Cimahi, Tokoh Perjuangan Kota Cimahi, Usman Rachman, memberikan sorotan tajam terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 2045.

Menurut Usman, salah satu indikator penting keberhasilan pembangunan Cimahi ke depan adalah kemampuan daerah memperkuat kemandirian fiskal.

Ia menilai target yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) masih membutuhkan kerja lebih keras agar dapat tercapai.

Baca Juga:BPBD Kabupaten Bogor Prediksi Puncak Kekeringan Terjadi Agustus-SeptemberKapolda Jabar Cup 2026 : Sempat Tertinggal, Tim Voli Polres Tasikmalaya Menang Telak 3-0 di Laga Perdana

Usman mengungkapkan, dalam RPJPD Kota Cimahi, target PAD pada 2045 diproyeksikan mencapai 1,83 persen. Sementara kondisi saat ini masih berada di kisaran 1,2 persen.

“Kalau melihat perjalanan Cimahi, contoh kasusnya kecil saja, di dalam RPJPD itu PAD tahun 2045 ditargetkan 1,83 persen, sementara sekarang 1,2 sekian persen,” ujar Usman, Jumat (19/6/2026).

Ia mengatakan, berdasarkan simulasi pertumbuhan, angka tersebut sebenarnya dapat dicapai lebih cepat apabila pertumbuhan ekonomi mampu berada pada level tertentu. Namun, pemerintah daerah tetap harus memperhitungkan berbagai faktor eksternal yang dapat memengaruhi pencapaian target.

“Berdasarkan simulasi, di 2026 dengan asumsi pertumbuhan 10 persen itu sudah mencapai 1,83 persen. Tapi hati-hati betul pemerintah kota ini, karena frekuensi di luar itu bisa berubah,” katanya.

Usman menilai peningkatan PAD bukan sekadar mengejar angka, tetapi menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Cimahi dalam membiayai pembangunan secara mandiri.

Menurut dia, pemerintah perlu memiliki peta jalan yang jelas agar target pembangunan tidak hanya berhenti sebagai dokumen perencanaan.

“Ini tantangan. Bagaimana selama empat periode 2025-2030, itu empat kepemimpinan, bagaimana bisa mencapai itu,” tegasnya.

Baca Juga:Ribuan Motor Listrik BGN Senilai Rp1,3 Triliun di Sentul Bogor Disegel!Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tasikmalaya Gelar Lomba MTQ dan Adzan

Ia berharap pembahasan mengenai target pembangunan Cimahi dapat melibatkan pemerintah, DPRD, dan masyarakat agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai arah pembangunan hingga 2045. (Mong)

0 Komentar