Usia ke-25 Kota Cimahi, Disbudparpora Perkuat Fondasi Kota Kreatif Lewat Seni Budaya, Wisata, dan Prestasi

Pemberian penghargaan di Malam Anugerah Budaya Kota Cmahi Tahun 2025
Pemberian penghargaan di Malam Anugerah Budaya Kota Cmahi Tahun 2025
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Memasuki usia ke-25 tahun Kota Cimahi, Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) terus memperkuat peran sektor kebudayaan, pariwisata, kepemudaan, dan olahraga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Tak hanya menjadi ruang hiburan masyarakat, sektor-sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam membangun karakter daerah, membuka ruang kreativitas, hingga memperkuat daya saing Kota Cimahi di tengah perubahan zaman.

Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastian mengatakan pihaknya terus menghadirkan berbagai program yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian kebudayaan, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat secara luas.

Baca Juga:Warung Sembako Jadi Kedok Peredaran Miras, Polisi Sita 110 Botol Alkohol di Dramaga BogorDiduga Sakit, Pria di Cileungsi Bogor Ditemukan Meninggal Dunia di dalam Kamar

Menurut dia, pengembangan fasilitas publik, destinasi wisata, sarana olahraga, hingga kegiatan seni budaya dan kepemudaan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kreatif di Kota Cimahi.

“Upaya tersebut sejalan dengan Visi pembangunan Kota Cimahi (periode 2025 – 2030) adalah “Mewijudkan Cimahi Mantap Melalui Kolaborasi Antar Generasi yang Maju , Unggul, dan Berkelanjutan,” ujar Dani kepada Jabar Ekspres, Senin (15/6/2026).

Menghidupkan Budaya dan Kreativitas Warga

Dalam perjalanan menuju usia ke-25 tahun, Disbudparpora telah menjalankan sejumlah program unggulan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari seniman, budayawan, komunitas kreatif, hingga generasi muda.

Beberapa program tersebut di antaranya Festival Cireundeu, Cimahi Creative Day (CCD), Festival Putih Abu, pertunjukan Seni Budaya, Misi Kesenian, Peringatan Hari Tari Dunia, Hari Teater se Dunia serta berbagai kegiatan pelestarian kebudayaan lokal lainnya.

Dani menyebut, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus menjaga keberlangsungan nilai budaya daerah.

Di sektor pariwisata, lanjutnya, Disbudparpora terus melakukan pengembangan potensi wisata melalui promosi destinasi seperti Ekowisata Cimahi, penguatan wisata budaya dan cagar budaya, Cimahi Military Heritage Tourism hingga layanan wisata kota melalui program Saba Kota Cimahi (SAKOCI).

“Implementasi program ini dilakukan dengan melibatkan masyarakat, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan kelompok sadar wisata sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga sekaligus meningkatkan perekonomian lokal,” kata Dani.

Dalam Perspektif Pelestarian Budaya

Baca Juga:Polisi Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis di Cileungsi Bogor, 2 Bandar Muda DitangkapJembatan Situ Nanggerang Senilai Rp56 M Segera Dibangun, Pemkab Bogor: Target Rampung Akhir Tahun

Dalam momentum HUT ke-25 Kota Cimahi, Dani menilai salah satu capaian terbesar Disbudparpora adalah meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam berbagai aktivitas budaya, kepemudaan, dan olahraga.

0 Komentar