Dari Sampah hingga Peluang Kerja ke Jepang, KDS Beberkan Masa Depan Pemuda Kabupaten Bandung

KDS Beberkan Masa Depan Pemuda Kabupaten Bandung
Dari Sampah hingga Peluang Kerja ke Jepang, KDS Beberkan Masa Depan Pemuda Kabupaten Bandung
0 Komentar

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya tentang prinsip-prinsip yang harus dimiliki seseorang untuk meraih kesuksesan.

“Kalau ingin menjadi orang sukses, ada tiga prinsip utama yang harus dipegang. Pertama keberanian, kedua kejujuran, dan ketiga tanggung jawab. Modal (uang) itu nomor seratus. Yang paling penting adalah keberanian untuk memulai,” ungkapnya.

Menurutnya, keberanian harus dibarengi dengan kemauan belajar, integritas, dan kesediaan memperbaiki kesalahan yang terjadi dalam proses perjalanan usaha maupun karier.

Baca Juga:Dorong Pencegahan Stunting, Alfamidi Edukasi Orang Tua Balita di CirebonKPK Diminta Tindak Lanjuti Laporan Isu Jual-Beli Jabatan di Cianjur

Pada kesempatan tersebut, KDS juga mengingatkan pentingnya disiplin waktu sebagai salah satu kunci keberhasilan. Ia mendorong para pemuda untuk membangun kebiasaan positif sejak dini, mulai dari mengatur waktu, memperkuat spiritualitas, hingga menyusun target harian secara terencana.

“Kalau kita punya mimpi besar, cita-cita besar, dan dibarengi spiritualitas yang kuat, maka akan muncul energi positif yang mendorong lahirnya karya-karya nyata,” katanya.

KDS juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Bandung akan terus membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, komunitas, perguruan tinggi, dunia usaha, dan organisasi kepemudaan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan generasi muda.

Ia menyebutkan Pemkab Bandung secara konsisten berupaya menciptakan peluang kerja baru bagi masyarakat, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai perusahaan dalam dan luar negeri.

“Saya sengaja setiap tahun berupaya membuka hampir 10.000 lapangan kerja. Kemarin kami juga menerima kunjungan dari Jepang yang membutuhkan tenaga kerja dari Kabupaten Bandung. Ini peluang yang harus dipersiapkan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menemukan banyak pemuda Kabupaten Bandung yang berhasil membangun usaha mandiri di usia muda dengan omzet ratusan juta rupiah per tahun.

“Saya sudah melihat beberapa pemuda Kabupaten Bandung yang berhasil. Ada yang di usia 20 tahun sudah memiliki omzet Rp500 juta per tahun, bahkan ada yang penghasilannya mencapai Rp1 juta per hari. Ini membuktikan bahwa anak muda Kabupaten Bandung mampu bersaing dan sukses,” katanya.

Baca Juga:Jepang Pertimbangkan Bergabung dengan Sistem Pertahanan Rudal Golden Dome Milik ASSerangan Drone dan Rudal Iran Digagalkan, Arab Saudi, UEA, dan Bahrain Aktifkan Sistem Pertahanan

Melalui kegiatan tersebut, dia berharap para peserta dapat menyerap ilmu dari para narasumber, memperluas jejaring positif, serta semakin termotivasi untuk menjadi generasi muda yang produktif, inovatif, dan berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Bandung.

0 Komentar