Ia menyebut, tenaga medis yang dikerahkan dalam kegiatan sunatan massal ini berjumlah sekitar 71 orang yang tersebar di 25 puskesmas, dengan jumlah petugas disesuaikan berdasarkan kebutuhan di masing-masing puskemas.
Erna menambahkan, layanan yang diberikan mencakup tindakan khitan serta obat-obatan pascaprosedur, dan bingkisan spesial berisi seperti alat sarung, alat tulis, alat salat yang disalurkan melalui masing-masing puskesmas.
“Pasti dapat layanan kesehatannya sampai akhir, gratis sunatnya, dapat obat juga dan penanganan setelahnya. Kalau bingkisan itu diserahkan di puskesmas masing-masing,” katanya.
