Ratu juga menegaskan bahwa manfaat terbesar yang dirasakan adalah dari sisi pembiayaan. Dengan adanya JKN, biaya operasi dan perawatan yang cukup besar dapat ditanggung sesuai ketentuan, sehingga tidak membebani keluarga.
“Saya sangat bersyukur dengan adanya JKN, karena kalau tidak menggunakan JKN tentu biaya operasi akan sangat besar. Dengan JKN, semuanya sangat membantu dan meringankan beban kami,” tambahnya.
Tidak hanya saat tindakan operasi, hingga saat ini ayahnya masih menjalani kontrol rutin sebagai bagian dari proses pemulihan, dan seluruh biaya pelayanan tersebut tetap ditanggung oleh BPJS Kesehatan sesuai prosedur.
Baca Juga:BRI BO Bandung Soekarno-Hatta dan PD Pasar Juara Jalin Kerja Sama Layanan Perbankan DigitalPLN UID Jabar Tebar Kebahagiaan Iduladha, 26 Ribu Paket Daging Kurban Dibagikan untuk Masyarakat
“Setelah operasi, ayah saya masih rutin kontrol untuk memastikan kondisinya tetap stabil, dan semua biayanya masih ditanggung BPJS. Ini benar-benar membantu kami dalam jangka panjang,” ungkap Ratu.
Di akhir, Ratu juga menyampaikan bahwa kemudahan layanan digital turut mendukung akses layanan kesehatan yang lebih praktis. Ia merasakan manfaat dari fitur antrean online melalui Aplikasi Mobile JKN yang membuat proses berobat menjadi lebih tertib dan efisien. “Saya merasakan kemudahan dari Mobile JKN, terutama untuk ambil antrean online. Jadi lebih praktis dan tidak perlu khawatir kehabisan antrean,” tutupnya. (rls/rie)
