JABAR EKSPRES – Seorang perempuan asal Kabupaten Bogor ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu (23/5/2026) dini hari.
Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi mengatakan, pihak kepolisian menindaklanjuti penemuan korban sekitar pukul 01.15 WIB usai menerima laporan adanya seorang perempuan tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi diduga meninggal dunia.
“Pada saat ditemukan di TKP korban sudah meninggal dunia dan tidak membawa identitas maupun barang-barang pribadi,” kata Doddy dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).
Baca Juga:Ngeri! King Kobra Masuk ke Halaman Rumah Warga di Tenjo Bogor, Evakuasi Damkar Berlangsung 1,5 JamJateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
Doddy menyebut, Polsek Tanah Sareal bersama tim Inafis Polresta Bogor Kota kemudian melakukan identifikasi menggunakan sidik jari korban untuk mengetahui identitasnya.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, diketahui korban merupakan perempuan berinisial AAA, kelahiran tahun 2000, asal Kampung Kemang Sekolahan, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Setelah identitas diketahui, tim piket Intel dan Reskrim Polsek Tanah Sareal langsung mendatangi alamat korban untuk mencari pihak keluarga. Polisi lebih dulu menemui ketua RT setempat sebelum akhirnya bertemu dengan keluarga korban di wilayah Kecamatan Kemang.
“Dari keterangan keluarga, korban AAA diketahui sempat berpamitan keluar rumah sekitar pukul 22.00 WIB untuk pergi ngopi bersama temannya menggunakan mobil Toyota Yaris berwarna oranye bernomor polisi B 2903 SKK,” katanya.
Selain itu, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, korban disebut ditemukan dengan kondisi mata tertutup kain dan terdapat luka sayatan pada bagian leher. Saksi juga menyebut korban sempat terlihat dibuang ke pinggir jalan dari sebuah mobil.
Meski demikian, Doddy menegaskan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. Polisi juga masih menunggu hasil autopsi guna memastikan penyebab kematian korban sekaligus mendalami dugaan tindak pidana di balik peristiwa tersebut.
Jenazah korban saat ini telah dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani autopsi setelah sebelumnya sempat dibawa ke RS Hermina Bogor.
Baca Juga:Sindikat Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bogor Raup Untung Rp6,9 Miliar, Polisi Bongkar Peran Oknum SPBUGuru PPPK Paruh Waktu di Tasikmalaya Kembali Menanti Gaji, Pembayaran Mei-Juni Diundur hingga Juli
“Kasusnya masih dalam penyelidikan dan lidik lebih lanjut,” tuturnya.
