“Kalau mereka kuat dan cemerlang tentu masa depan Republik ini akan maju juga,” katanya.
Menurut Rafael, perjuangan memang selalu memiliki risiko, sebagaimana yang dialami para pendiri bangsa. Contohnya Soekarno, Dulu proklamator bangsa itu dianggap pemberontak oleh Belanda, tapi bagi rakyat ia adalah pahlawan.
“Sekarang sama dengan anak muda, perjuangan mereka bisa dipandang berbeda, namun esensinya tetap untuk kemajuan bangsa tanpa mengedepankan perilaku anarkis,” cetusnya.(son)
