Catut Nama Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, 4 Tersangka Penipu Titik Dapur MBG di Kota Banjar Dibekuk Polisi

Catut Nama Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, 4 Tersangka Penipu Titik Dapur MBG di Kota Banjar Dibekuk Polisi
Jumpa Pers Kasus Penipuan SPPG (dok Istimewa)
0 Komentar

EP menceritakan bahwa ayahnya tertarik menjadi mitra dapur program MBG karena memiliki modal yang cukup. Selain itu, paman dan kakak dari korban juga ingin bekerja sama dalam program bergengsi tersebut.

“Ayah saya sudah melakukan dua kali transaksi dengan total Rp200 juta ke pelaku. Saya membantu membuat laporan ke Polda Jabar, sekaligus melaporkan kasus ini ke pihak Badan Gizi Nasional,” jelas EP saat diwawancarai belum lama ini.

EP tidak hanya mendampingi keluarganya sendiri. Ia juga secara kolektif mendampingi sepuluh korban lainnya dari wilayah Tasikmalaya dan Ciamis yang mengalami kasus serupa. Total kerugian dari kesebelas korban yang dilaporkan secara bersama-sama itu mencapai Rp1,2 miliar. Secara keseluruhan, terdapat 13 korban dengan modus operandi yang sama, yaitu membeli titik SPPG dari YRN yang menjualnya dengan harga Rp75 juta hingga Rp150 juta per titik.

Baca Juga:Anggaran MBG 2026 Dipangkas jadi Rp268 Triliun?Soal Ulat di Menu MBG, Komisi IV DPRD Tasikmalaya: Mengecewakan! Makan Bergizi Tapi Tidak Higienis

Kronologi lengkap kasus ini bermula ketika para pelaku menawarkan jasa pengurusan titik koordinat dapur MBG kepada calon mitra yang ingin berpartisipasi dalam program nasional tersebut.

Para tersangka yang terdiri dari empat orang ini bekerja sama dalam menjalankan aksinya. YRN berperan sebagai orang yang langsung bertransaksi dengan korban, sementara OK diduga berperan sebagai penghubung yang mengaku memiliki hubungan keluarga dengan pejabat BGN. Dua tersangka lainnya berperan membantu memperlancar modus dengan membuat dokumen-dokumen palsu termasuk ID SPPG yang seolah-olah dikeluarkan oleh BGN.

Setelah uang berpindah tangan dan korban menunggu realisasi janji yang tak kunjung datang, barulah para korban menyadari telah ditipu. ID SPPG yang diberikan ternyata palsu dan tidak memiliki kekuatan hukum sama sekali. Tidak ada satu pun titik koordinat yang benar-benar dibuka atau disetujui oleh BGN.

Menanggapi kasus ini, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya dengan tegas menyatakan bahwa lembaganya tidak pernah mengeluarkan titik koordinat dapur MBG melalui jalur khusus atau oknum tertentu.

Sony menjelaskan bahwa semua orang dapat mengajukan permohonan pembuatan dapur MBG secara online. Penentuan lokasi dapur MBG dilakukan secara sistematis dan terverifikasi, bukan melalui pembayaran sejumlah uang kepada pihak manapun.

0 Komentar