JABAR EKSPRES — Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, mencuri perhatian di tingkat pusat lewat gagasan visionernya dalam mengatasi hambatan pembangunan daerah. Menghadiri undangan khusus sebagai narasumber di Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia (KSP), pria yang akrab disapa Kang Adhit ini memaparkan konsep inovatif bernama “Akupuntur Policy” di hadapan Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman.
Di tengah fase disiplin fiskal yang ketat, Kang Adhit menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan mandeknya pembangunan. Menurutnya, daerah harus tetap bergerak selaras demi mendukung program strategis nasional dan visi Asta Cita yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Era disiplin fiskal tidak boleh menjadi penghambat. Justru kita harus menemukan cara-cara yang lebih tepat, efektif, dan presisi agar program strategis nasional tetap berjalan dan pembangunan di daerah tidak terhenti,” ujar Kang Adhit lugas saat memaparkan materinya di Gedung KSP.
Baca Juga:Aksi Panggung Putri Jasmin dan Aldi Taher Sukses Curi Perhatian Pengunjung Bukit Bintang MalaysiaSegel Gelar Juara HYDROPLUS Soccer League Bandung, Mojang Priangan dan Akademi Persib Raih Tiket ke Kudus
Menembus ‘Bottleneck’ dengan Pendekatan Presisi
Dalam forum diskusi kebijakan tersebut, Kang Adhit menyuarakan aspirasi sekaligus tantangan nyata yang dihadapi oleh berbagai pemerintah daerah di Indonesia. Ia menilai KSP memiliki posisi strategis untuk bertindak sebagai “akupunkturis kebijakan”—lembaga yang mampu mendeteksi titik-titik penyumbatan (bottleneck) pembangunan dan memberikan intervensi yang cepat serta tepat sasaran.
Konsep “Akupuntur Policy” yang dibawanya menekankan pada efisiensi tinggi:
Fokus pada Titik Masalah: Menemukan akar hambatan regulasi atau birokrasi di daerah.Intervensi Tepat Sasaran: Menyelesaikan masalah utama tanpa harus membebani anggaran (fiskal) yang besar.Dampak Langsung: Memastikan roda pembangunan di tingkat tapak tetap berputar demi kemaslahatan masyarakat.“Harapannya, KSP dapat menjadi ruang solusi bagi persoalan daerah, sehingga berbagai bottleneck kebijakan dapat diselesaikan dengan pendekatan yang cepat, presisi, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Sinergi Kuat: Selaras dengan Langkah Menteri Keuangan
Menariknya, gagasan yang dibawa Wakil Wali Kota Cimahi ini berjalan beriringan dengan dinamika kebijakan di level tertinggi pemerintahan pusat. Pada hari yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menggelar Sidang Debottlenecking untuk mengurai sumbatan program pembangunan nasional.
