Kesamaan momentum ini membuktikan bahwa Kang Adhit memiliki kepekaan radar kebijakan yang sangat tajam dan selaras dengan ritme kerja kabinet pusat. Jika pemerintah pusat membentuk satgas khusus untuk mengurai hambatan, maka “Akupuntur Policy” dari Kang Adhit hadir sebagai jawaban konkret dan aplikatif dari sudut pandang pemerintah daerah.
Kang Adhit pun berharap konsep presisi ini tidak hanya diterapkan di Cimahi, melainkan bisa direplikasi oleh kepala daerah lain di seluruh Indonesia.
“Pada akhirnya, tujuan kita sama: menyukseskan program strategis nasional sekaligus memastikan pembangunan di daerah tetap berjalan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkas pemimpin muda Cimahi tersebut. (*)
