JABAR EKSPRES – Istilah “bed rotting” kini sedang trend terjadi di kalangan Generasi Z atau Gen Z. Istilah ini berasal dari bahasa Inggris yang kalau diterjemahkan artinya “membusuk di tempat tidur”.
Namun jangan salah, meski terjadi di tempat tidur, namun Bed rotting sendiri bukanlah praktik untuk aktivitas tidur, melainkan rebahan untuk menghabiskan waktu yang sangat lama di atas kasur untuk hal-hal pasif seperti makan, menonton film, hingga melakukan scrolling media sosial tanpa henti.
Banyak Gen Z yang mengaku rebahan di tempat tidur merupakan salah satu self reward berupa istirahat untuk mengobati kelelahan mental atau fisik setelah aktifitas panjang.
Baca Juga:Tepati Janji, Bupati Bandung Terima PSU TCI: Pengembang Wajib Taat AturanEks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Karena Lakukan Praktek Facelift Ilegal, Korban Alami Cacat Permanen
Namun masalahnya muncul ketika rebahan ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, di mana dibalik kenyamanan rebahan seharian, para ahli kesehatan memperingatkan adanya batas tipis antara istirahat yang memulihkan dan risiko kesehatan mental yang serius.
Dilansir dari health.detik, seorang psikolog klinis dari Ohio State University Wexner Medical Center bernama Nicole Hollingshead, menjelaskan bahwa fenomena ini memberikan rasa aman bagi seseorang untuk diam tanpa merasa bersalah.
“Masyarakat kita cenderung memberikan penekanan yang terlalu besar dan mendewakan sikap untuk selalu sibuk atau produktif setiap saat,” ujar Hollingshead kepada Health.
Selain Nicole, psikolog Courtney DeAngelis dari NewYork-Presbyterian juga menyebut bahwa dalam dosis kecil, aktivitas rebahan ini memang bisa menenangkan tubuh serta membantu meredakan stres dan kelelahan fisik yang ekstrem.
Dalam sebuah survei yang dilakukan American Academy of Sleep Medicine (AASM) pada 2024, ditemukan bahwa sekitar 37 persen orang Amerika telah bereksperimen dengan tren tidur viral tahun ini.
Angka ini melonjak tajam di kalangan Gen Z, dengan sebanyak 55 persen dari mereka mengaku pernah mencobanya. Hasil studi tersebut juga menyoroti bahwa hampir seperempat dari Gen Z (24 persen) secara terang-terangan mempraktikkan bed rotting.
Data ini mencerminkan pergeseran besar dalam cara orang menggunakan waktu di tempat tidur; lebih dari separuh individu kini menghabiskan setidaknya 30 menit di atas kasur sebelum benar-benar mencoba untuk tidur, dan 27 persen melakukan hal yang sama di pagi hari sebelum akhirnya beranjak bangun.
