“Pagi ini (Rabu pagi) dikumpulin semua. Orang tua dan kepsek juga kesiswaan. Kami minimal bina dulu siswanya,” ucap Asep Nurjaeni.
Asep menegaskan pembinaan jadi langkah awal agar kejadian serupa tidak terulang. Pihaknya juga akan mendalami peran siswa yang memprovokasi dan merekam video.
“Kekerasan di lingkungan sekolah tidak boleh dinormalisasi. Apalagi sampai diviralkan. Ini jadi perhatian kita bersama, sekolah, orang tua, dan lingkungan,” tutup Asep. (Hendi)
