Jadi Komisaris Bank BJB, Intip Kekayaan Susi Pudjiastuti Tembus Rp78 Miliar dan Masih Simpan Motor Honda Win

Jadi Komisaris Bank BJB, Intip Kekayaan Susi Pudjiastuti Tembus Rp78 Miliar dan Masih Simpan Motor Honda Win
Susi Pudjiastuti. Foto: Tangkap layar di akun Instagram @susipudjiastuti115.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti didapuk Dedi Mulyadi untuk menjadi Komisaris Utama Bank BJB. Tokoh Pangandaran itu memiliki kekayaan yang cukup mentereng.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru yang diakses melalui laman resmi KPK, total kekayaan Susi Pudjiastuti tercatat tembus Rp 78,188 miliar. Laporan tersebut pada periode 2019 atau masa akhir menjabat sebagai Menteri.

Kekayaan Susi cukup didominasi oleh aset berupa tanah dan bangunan tapi ia masih mengoleksi Motor Honda Win tahun 2002.

Baca Juga:Buka Jalan Ekspor, Kemetrans Sebut Indonesia Berpotensi Pasok 3 Miliar Butir Kelapa ke China Berkontribusi Kurangi Pengangguran, Kawasan Industri Batang Serap 18.390 Tenaga Kerja

Kekuatan finansial Susi terlihat jelas pada sektor properti. Ia memiliki sampai 79 bidang tanah dan bangunan dengan nilai total tembus Rp70,578 miliar.

Menariknya, hampir seluruh aset tidak bergerak itu berada di Kabupaten Ciamis, yang merupakan basis operasional bisnis maskapai Susi Air dan pengolahan hasil laut miliknya.

Selain itu, Susi tercatat memiliki beberapa mesin dan kendaraan dengan total nilai Rp 516 juta. Di antaranya Mercedes Benz E300 (2005), Mitsubishi L300, Mitsubishi Truck.

Kemudian unit motor seperti Honda Revo, Suzuki TS, hingga masih menyimpan Honda Win tahun 2002 seharga Rp800 ribu.

Sebelumnya, Susi juga sudah resmi dikenalkan oleh Gubernur Dedi Mulyadi dalam RUPS yang digelar di Gedung Pakuan Selasa (28/4). Dalam RUPS tersebut Gubernur mengajukan dua komisaris, yaitu Komisaris Utama Independen dan Anggota Komisaris.

“Walaupun awalnya menolak tapi akhirnya bersedia Bu Susi. Itu (Susi Pudjiastuti.red) adalah Ratu Laut Kidul,” ungkap Dedi Mulyadi selepas RUPS.

Dedi Mulyadi melanjutkan, tokoh berikutnya yang bakal mengisi kursi Anggota Komisaris adalah Eydu Oktain Panjaitan.

Baca Juga:Generasi Muda Berpotensi Jadi Penggerak Utama Perkembangan Ekonomi DigitalDigelar di DBL Academy Jakarta, Kopi Good Day DBL Camp 2026 Jadi Laboratorium Sport Science Basket Usia Dini

“Hari ini masih menjabat Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat. Tentu nanti akan mengikuti prosedur pengunduran diri (dari BPK.red),” cetusnya.

Keduanya resmi dikenalkan dan diusulkan dalam RUPS, selepas ini bakal mengikuti prosedur fit and proper test oleh pihak OJK.

Dedi berharap dengan hadirnya dua tokoh tersebut, Bank BJB makin berkualitas.

“Melahirkan bank yang kredibel. Bukan hanya eksis sebagai Bank daerah, tapi digemari seluruh wilayah Indonesia. Yang nunggak, tidak mau bayar, bikin macet, tenggelamkan,” ucap Dedi.(son)

0 Komentar