Selain itu, Hotel Green Forest Pamoyanan akan digunakan untuk delapan cabor, diantaranya angkat berat, angkat besi, binaraga, dansa, judo, kurash, petanque, dan sambo. Gymnasium Vokasi IPB akan menjadi lokasi pertandingan kempo dan tarung derajat.
Beberapa venue lain juga tersebar di sejumlah titik, seperti BTS Sport Center untuk bola tangan, Tennis Indoor Yasmin untuk tenis meja, serta Sungai Cisadane kawasan Pamoyanan untuk arung jeram.
Tak hanya di dalam kota, sejumlah cabang olahraga juga digelar di luar Kota Bogor, di antaranya paralayang di Gunung Mas Puncak, gantole di Majalengka, menembak di Lapangan Tembak KONI Jabar Cimahi, ski air di Kota Baru Parahyangan Bandung, serta senam di Youth Center Arcamanik Bandung.
Baca Juga:Jelang Porprov 2026, Pemkot Bandung Bakal Revitalisasi Stadion Tenis Taman Maluku Anggaran Rp3 Miliar Dinilai Tak Cukup, DPRD KBB Desak Evaluasi Target Porprov
Nantinya, Porprov XV Jawa Barat 2026 juga akan memiliki maskot resmi, yakni RUBO atau Rusa Bogor yang terinspirasi dari rusa khas Istana Bogor. Kebutuhan maskot diperkirakan mencapai lebih dari 4.400 buah.
Adapun dalam pelaksanaannya, kata Anas, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah mengalokasikan anggaran penyelenggaraan Porprov melalui APBD murni Tahun 2026 sebesar Rp8,3 miliar.
Sebagai informasi, Kota Bogor berbagi peran sebagai tuan rumah bersama dengan Kota Bekasi yang menjadi tuan rumah terbesar dengan 32 cabor dan 47 sub cabor, serta Kota Depok dengan 11 cabor dan 13 sub cabor.
Kota Bandung, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Sumedang pun turut berperan sebagai tuan rumah pendukung, sementara Majalengka, Indramayu, Ciamis, Pangandaran, Kabupaten Sukabumi, Cimahi, Karawang, dan Kabupaten Bandung Barat menjadi tuan rumah pendamping.
