DPRD Jabar Ono Surono Usulkan Restrukturisasi Dinas

DPRD Jabar Ono Surono Usulkan Restrukturisasi Dinas
Paripurna DPRD Jawa Barat (dok humas)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono mengusulkan restrukturisasi sejumlah dinas serumpun. Hal itu menyikapi arahan efisiensi anggaran yang kembali santer.

Politikus PDIP itu menguraikan, usulan terkait restrukturisasi itu sebenarnya juga sudah sempat disampaikan ke Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Saya pernah usulkan ke Gubernur. Ada dinas serumpun bisa disatukan,” katanya, Jumat (27/8).

Baca Juga:Bukti Daya Beli Kuat, Uang Beredar di Lebaran Capai Rp1.370 TriliunPrioritaskan Rakyat, Harga BBM Subsidi Dijaga Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global

Ono mencontohkan, di sektor pertanian itu Pemprov Jawa Barat memiliki beberapa dinas. Misalnya ada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, dan Dinas Perkebunan sendiri.

“Ini harusnya bisa digabungkan lagi,” bebernya.

Menurut Ono, Gubernur Dedi Mulyadi sudah saatnya melakukan restrukturisasi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Semangatnya juga dalam upaya efisiensi.

“Dinas yang satu rumpun digabungkan saja, maka ini otomatis akan terjadi penghematan,” bebernya.

Namun dalam kesempatan itu Ono juga menekankan bahwa langkah efisiensi yang dimaksud jangan sampai terjadi PHK. Khususnya kepada PPPK.

“Menurut saya jangan lah (PHK.red). Karena bagaimanapun juga PPPK itu juga bertanggung jawab dalam layanan publik selama ini. Mereka juga telah lama berproses, sudah puluhan tahun bekerja,” sambungnya.

Ono juga megaskan bahwa cenderung setuju dengan langkah ataupun arahan efisiensi anggaran.

Ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran juga sudah dilakukan di lingkungan DPRD Jawa Barat.

Baca Juga:Kemnaker Perketat Pengawasan, Aduan THR Tak Lagi Berhenti di AdministrasiTransisi Kompor Listrik Dinilai Jadi Kunci Kurangi Ketergantungan Impor Energi, Benarkah?

“Kami sudah menghilangkan kunjungan luar provinsi, kunjungan luar negeri, kita juga menghemat terkait dengan makan-minum,” cetusnya.

Jika diperlukan, pihaknya juga tidak keberatan jika sampai rapat kerja dilakukan secara daring demi efisiensi lagi. Hal itu pernah berjalan selama pandemi Covid-19.(son)

0 Komentar