Polresta Bogor Kota Imbau Takbiran Tidak Digelar di Dekat Lokasi Ibadah Nyepi 

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro saat memberikan keterangannya. Foto: Sekar Andini
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro saat memberikan keterangannya. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro mengimbau masyarakat untuk menjaga toleransi antarumat beragama menjelang perayaan Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Kamis (19/3/2026) dan berpotensi bertepatan dengan malam takbiran.

Rio mengatakan, meski jumlah umat Hindu di Kota Bogor tidak terlalu banyak, masyarakat yang hendak menggelar takbiran tetap diminta menghormati pelaksanaan ibadah Nyepi sebagai bentuk toleransi antarumat beragama.

“Kami sepakat bahwa perayaan Hari Raya Nyepi tetap kita jaga dan kita hormati. Walaupun umat Hindu di Kota Bogor tidak terlalu banyak, tapi kita sebagai umat beragama harus menjaga toleransi karena waktu perayaan Nyepi yang berdekatan dengan Idulfitri,” ujar Rio, Rabu (18/3).

Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis 

Ia menjelaskan, pihak kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan bersama pihak terkait agar pelaksanaan malam takbiran nantinya tidak mengganggu kegiatan ibadah umat Hindu dalam perayaan Nyepi.

Selain itu, masyarakat pun turut diimbau untuk tidak menggelar takbiran keliling di sekitar lokasi yang berdekatan dengan kegiatan keagamaan umat Hindu.

“Akan kami lakukan penjagaan pastinya. Jangan sampai kegiatan takbiran dilakukan di sekitar lokasi yang dekat dengan kegiatan agama Hindu saat mereka menjalankan ibadah Nyepi,” katanya.

Untuk memastikan situasi tetap kondusif, Polresta Bogor Kota juga mengerahkan ratusan personel dalam pengamanan momentum dua hari besar keagamaan tersebut.

Rio menyebutkan, sedikitnya 700 personel dari Polresta Bogor Kota diterjunkan dan diperkuat sekitar 200 personel dari TNI serta dukungan unsur pemerintah daerah serta berbagai stakeholder lainnya.

Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung aman dan tertib.

“Kami berharap masyarakat Kota Bogor bisa saling menghormati dan menjaga toleransi, sehingga perayaan kedua hari besar keagamaan ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” tuturnya.

0 Komentar