JABAR EKSPRES – Arus mudik di jalur Nagreg pada H-3 Lebaran diprediksi masih akan mengalami peningkatan pada malam hari. Kondisi lalu lintas hingga Rabu (18/3/2026) sore terpantau fluktuatif, dari landai hingga padat, terutama setelah waktu maghrib.
Kapospam Cikaledong, Kompol Rizal Adam, mengatakan arus kendaraan dari arah Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya sempat mengalami kepadatan pada siang hingga sore hari.
“Untuk saat ini arus lalu lintas relatif, kadang ramai padat, kadang juga landai. Tadi sore sempat padat, sebelumnya siang juga ada kepadatan, tapi sekarang terlihat landai,” ujarnya.
Baca Juga:Perkuat Ketahanan Pangan Jelang Lebaran, BULOG Bandung Salurkan Bantuan Beras dan Minyak GorengDirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis
Namun, dibandingkan malam sebelumnya, volume kendaraan pada H-3 ini mengalami peningkatan. Kepadatan bahkan mulai kembali terlihat setelah maghrib.
“Kalau dibandingkan kemarin malam, hari ini memang ada peningkatan. Setelah maghrib tadi sudah terlihat padat,” katanya.
Mengantisipasi kepadatan, petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) secara situasional di jalur Cikaledong hingga Limbangan. Skema ini diterapkan saat antrean kendaraan mulai memanjang.
“Untuk hari ini sudah tiga kali one way. Durasi tidak menentu, kadang 10 menit, kadang 15 menit, tergantung kondisi di lapangan,” jelas Rizal.
Ia menilai penerapan one way cukup efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan dari arah Bandung menuju Garut.
“Alhamdulillah cukup efektif, bisa menguras kendaraan yang menumpuk,” ucapnya.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, hingga pukul 19.00 WIB tercatat sebanyak 100.288 kendaraan melintas ke arah Garut dan Tasikmalaya. Jumlah tersebut meningkat 3,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 96.963 kendaraan.
Baca Juga:Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di PameungpeukORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional
Rizal memprediksi arus kendaraan masih akan meningkat pada malam hari, terutama pada rentang waktu dini hari yang kerap menjadi puncak pergerakan pemudik.
“Untuk nanti malam kemungkinan masih ada peningkatan, biasanya jam 1 sampai jam 4 pagi itu ada lonjakan kendaraan,” katanya.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pengalihan arus ke jalur alternatif. Seluruh kendaraan masih diarahkan melalui jalur utama Nagreg.
“Untuk saat ini belum ada pengalihan arus, masih normal melalui depan pos Cikaledong,” ujarnya.
