JABAR EKSPRES – Lomba lari malam yang digelar di kawasan sekitar Alun-Alun Kota Bogor pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 22.00 hingga Minggu (15/3/2026) pukul 01.30 WIB dini hari, disambut antusias oleh ratusan pemuda-pemudi Kota Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, kegiatan lomba lari malam yang digelar tersebut merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kota Bogor.
Kegiatan ini digagas sebagai ruang ekspresi bagi anak muda yang memiliki minat terhadap olahraga lari melalui kerja sama antara Polresta Bogor Kota, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Baca Juga:ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina Jaga Pasokan Energi Selama Ramadan dan Idulfitri 2026BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia
Kegiatan lomba lari malam ini pun mendapat antusiasme besar dari masyarakat, terlihat dari jumlah peserta yang melampaui kuota yang disediakan.
Semula hanya sekitar 100 peserta yang dapat mengikuti lomba, namun jumlahnya bertambah menjadi 150 peserta setelah panitia membuka kembali pendaftaran bagi 50 peserta tambahan secara langsung di lokasi.
“Kegiatan perdana di Kota Bogor, lomba lari malam. Pikir saya yang hadir hanya puluhan, ternyata melampaui batas hingga 100 peserta bahkan lebih. Namun durasi tetap kami batasi karena ini masih bulan Ramadan menjelang sahur. Ini menjadi alternatif ruang bagi pemuda untuk berkumpul dalam kegiatan positif. Selain olahraga, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” kata Jenal saat menyambangi lokasi lomba lari di Alun-Alun Kota Bogor, Minggu dini hari (15/3/2026).
Melihat tingginya animo masyarakat, Jenal menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bogor bersama pihak terkait akan membuka peluang untuk menggelar kegiatan serupa di setiap kecamatan di Kota Bogor.
Menurutnya, kegiatan ini juga dapat berpotensi menjadi wadah pembinaan bagi pelari amatir agar bakat mereka dapat disalurkan dan dikembangkan secara lebih serius hingga menjadi atlet profesional asal Kota Bogor.
“Peluang akan dihadirkan di setiap kecamatan tentunya ada. Kami juga menghadirkan KORMI dan KNPI di sini, siapa tahu dari peserta yang mayoritas masih amatir ini nantinya bisa disalurkan dan dilatih lebih maksimal sehingga berpotensi menjadi atlet, baik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan menjadi alternatif kegiatan positif bagi pemuda agar terhindar dari aktivitas yang merugikan masyarakat, seperti tawuran maupun balap liar.
