Lomba Lari Malam Perdana di Kota Bogor Diserbu Ratusan Anak Muda, Jadi Wadah Pelari Amatir Menuju Atlet 

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bersama, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro,
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bersama, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, serta seluruh pihak terkait saat menyaksikan langsung lomba lari malam di kawasan sekitar Alun-Alun Kota Bogor, Minggu (15/3/2026) dini hari. Foto: Sekar Andini/Jabar Ekspres/
0 Komentar

Menurutnya, potensi pemuda dan pemudi di Kota Bogor sangat besar, terlebih dalam hal olahraga yakni lari salah satunya, sehingga perlu diberikan wadah agar mereka dapat mengekspresikan diri melalui kegiatan yang positif.

“Terlihat di lokasi ya peserta terus bertambah. Setelah pendaftaran sempat ditutup, atas arahan Pak Wakil Wali Kota dan perintah Pak Wali Kota, kita buka kembali pendaftarannya. Tidak ada masalah karena kami ingin masyarakat bisa menyalurkan positif hobinya terutama dalam olahraga lari,” kata Rio.

Adapun lomba lari malam tersebut dinilai berhasil menarik minat pemuda-pemudi Kota Bogor, terlihat dari banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga:ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina Jaga Pasokan Energi Selama Ramadan dan Idulfitri 2026BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

Rio pun berharap kegiatan serupa juga dapat digelar lebih rutin dengan dukungan Pemerintah Kota Bogor serta melibatkan lebih banyak masyarakat sehingga potensi atlet lari dari Kota Bogor dapat terus berkembang.

“Kami melihat potensi anak muda ini sangat luar biasa. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus digelar agar bakat-bakat tersebut berkembang menjadi prestasi sekaligus menekan angka kriminalitas di kalangan anak muda,” ujarnya.

Sebagai informasi, lomba lari malam ini diikuti peserta dari berbagai kalangan usia, mulai dari remaja hingga pemuda usia dua puluhan. Peserta tidak dipungut biaya dan hanya perlu mendaftar melalui nomor panitia yang disebarkan di media sosial.

Dalam lomba tersebut, setiap pertandingan diikuti oleh dua peserta dan hanya berlangsung satu babak. Peserta yang menang memperoleh voucher senilai Rp100 ribu, sementara peserta yang kalah tidak mendapatkan hadiah.

0 Komentar