Kendaraan melintas dengan kecepatan normal tanpa adanya antrean panjang. Petugas di lapangan mengamati bahwa pengendara masih dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 40 hingga 50 kilometer per jam.
Di sejumlah rest area di sepanjang jalur tersebut juga belum terlihat lonjakan aktivitas pemudik yang beristirahat. Beberapa tempat istirahat masih sepi pengunjung, meskipun petugas kebersihan dan keamanan telah bersiaga.
Hal ini mengindikasikan bahwa puncak arus mudik diperkirakan belum terjadi dan kemungkinan akan meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga:Jelang Mudik, Jalan Berlubang di Jalur Nasional Panawangan Ciamis Mulai Ditambal88 Ribu Kendaraan Pemudik Melintas Ciamis Saat Puncak Arus Balik Lebaran
Meski demikian, petugas gabungan dari berbagai instansi tetap bersiaga di sejumlah posko yang telah disiapkan. Selain aparat kepolisian dan dinas perhubungan, petugas kesehatan juga tampak siaga untuk memberikan layanan bagi pengguna jalan yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.
Posko-posko tersebut didirikan di titik-titik strategis, termasuk di perbatasan kabupaten dan dekat kawasan rawan kecelakaan.
Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Perhubungan mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
“Pengendara diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh. Dengan persiapan yang matang, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” kata Uga. (CEP)
