Wali Kota Bandung Sampaikan Duka atas Meninggalnya Siswa SMAN 5

Wali Kota Bandung Sampaikan Duka atas Meninggalnya Siswa SMAN 5
Ilustrasi aksi pengeroyokan. (Dok. pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya seorang siswa SMAN 5 Bandung, Muhammad Fahdly Arjasubrata, pada Jumat (13/3) malam.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandung, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” kata Farhan di Bandung, Sabtu (14/3).

Pihaknya mengharapkan, keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.

Baca Juga:Viral Dugaan Pengeroyokan di Cihampelas, Pelajar SMAN 5 Bandung Meninggal DuniaDiduga Lakukan Pengeroyokan, 6 Debt Collector di Bandung Berhasil Diringkus Polisi 

“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Fahdly diketahui merupakan siswa kelas XI di SMAN 5 Bandung. Jenazah rencananya dimakamkan pada Sabtu, 14 Maret 2026 di TPU Sirnaraga.

Di sisi lain, kepolisian masih menyelidiki peristiwa yang menyebabkan kematian siswa tersebut. Rekaman video yang memperlihatkan dugaan aksi pengeroyokan terhadap seorang remaja di kawasan Cihampelas sebelumnya beredar luas di media sosial.

Kapolsek Coblong, Riki Erickson, membenarkan adanya dugaan peristiwa tersebut. Menurut dia, insiden terjadi pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 14 Maret 2026.

“Dugaan sementara (aksi pengeroyokan) anak SMAN 5 Bandung dengan SMAN 2 Bandung,” kata Riki saat dikonfirmasi.

Dia menyebut, seorang remaja yang diduga merupakan pelajar dari SMAN 5 Bandung meninggal dunia akibat kejadian tersebut. Penanganan kasus kini dilakukan oleh Polrestabes Bandung.

“Di Polrestabes penanganannya,” ujar Riki.

Secara terpisah, Kepala KCD Pendidikan Wilayah VII Jawa Barat, Asep Yudi Mulyadi, membenarkan bahwa remaja yang meninggal dunia tersebut merupakan siswa SMAN 5 Bandung.

Baca Juga:Diduga Terbakar Api Cemburu, 2 Pelaku Pengeroyokan di Dramaga Diciduk PolisiUsai Terjadi Pengeroyokan di Kalibata, OJK Bakal Tertibkan Praktik Penagih Utang 

“Berdasarkan informasi bahwa malam ada kejadian yang mengakibatkan meninggal remaja. Ternyata salah seorang siswa diduga anak SMAN 5, setelah dikonfirmasi benar,” kata Asep.

Namun ia menegaskan penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian.

“Kaitan kronologis apakah itu tawuran atau lain sebagainya masih didalami oleh pihak kepolisian,” pungkasnya.

0 Komentar