JABAR EKSPRES – Sebuah rumah di Kampung Layungsari II, RT 02 RW 18, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, mengalami kerusakan setelah atap dan sebagian temboknya ambruk pada Jumat (13/3/2026).
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko, mengatakan kejadian tersebut diduga dipicu kondisi bangunan yang sudah rapuh, terutama pada bagian kayu dan tembok yang telah keropos.
“Atap rumah ambruk disebabkan oleh kayu dan tembok yang sudah keropos, ditambah kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa waktu terakhir di Kota Bogor. Kejadian itu tadi pagi, tadi kami terima laporan sekitar pukul 12.30 WIB,” kata Dimas Tiko saat dikonfirmasi, Jumat (13/3/2026).
Baca Juga:BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh IndonesiaTransaksi ZISWAF BSI Naik 14 Persen Selama Ramadan
Akibat kejadian tersebut, bagian ruang tamu dan kamar tidur di rumah milik warga bernama Wiwin mengalami kerusakan cukup parah. Rumah tersebut diketahui dihuni oleh empat kepala keluarga dengan total 10 jiwa.
Selain itu, satu orang penghuni rumah juga sempat tertimpa material atap yang ambruk dan mengalami luka ringan.
“Korban atas nama Rudi mengalami luka ringan dan sudah dibawa ke Puskesmas Bondongan untuk mendapatkan penanganan dari Dinas Kesehatan,” ujarnya. nya.
Saat ini, para penghuni rumah terdampak untuk sementara tinggal di rumah kontrakan. Petugas BPBD bersama unsur terkait juga telah menyelesaikan penanganan awal di lokasi kejadian.
“Penanganan di lapangan sudah selesai dilakukan sekitar pukul 14.45 WIB. Untuk kebutuhan mendesak saat ini yakni hunian sementara (huntara) serta bantuan stimulan bahan bangunan (BSTT) bagi warga terdampak,” tuturnya.
