Ia berharap inovasi yang menyesuaikan perkembangan zaman ini dapat terus dikembangkan sehingga mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah dan keragaman fauna Indonesia.
“Dengan adanya Immerzoa yang interaktif dan berbasis teknologi digital, pengunjung bisa melihat cerita tentang fauna secara lebih hidup. Generasi sekarang adalah generasi digital, sehingga pendekatan seperti ini akan lebih mudah mereka cerna,” katanya.
Ke depan, konten interaktif dalam ruang Immerzoa disebut akan terus diperbarui dengan berbagai cerita mengenai satwa Indonesia agar pengalaman edukasi di museum semakin menarik.
Baca Juga:Usaha Parcel Rumahan di Bogor Kebanjiran Pesanan Jelang Idul Fitri 1447 H300 Ojol di Bogor Dapat Ganti Oli dan Cek Rem Gratis, Polisi Bantu Lapisan Ekonomi Bawah
Adapun Museum Zoologi memiliki sejarah panjang sebagai pusat koleksi ilmiah fauna Indonesia sejak era kolonial dan kini telah berusia 132 tahun. Saat ini, koleksi yang ditampilkan di museum tersebut mencapai lebih dari seribu jenis spesimen hewan.
Melalui inovasi ini, Museum Zoologi di Kebun Raya Bogor diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan koleksi ilmiah, tetapi juga berkembang sebagai ruang eduwisata yang memperkenalkan kekayaan fauna Indonesia kepada masyarakat secara lebih interaktif.
