JABAR EKSPRES – PIM DPD Jawa Barat kembali menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa sebagai agenda rutin tahunan yang berlangsung di Gedung The Majestic, Kota Bandung, Jumat (6/3). Kegiatan tersebut menjadi puncak dari rangkaian aktivitas sosial yang telah dilakukan sebelumnya selama Ramadan.
Ketua PIM DPD Jawa Barat sekaligus Ketua Pembina Yayasan Mustika Wanodja Indonesia (YMWI), Osye Anggandari menjelaskan, acara yang digelar kali ini merupakan pengembangan dari berbagai kegiatan sosial yang sebelumnya telah dilakukan, mulai dari kajian keagamaan, santunan, hingga buka puasa bersama.
“Acara hari ini sebenarnya merupakan puncak dari berbagai kegiatan yang sudah kami lakukan sebelumnya, mulai dari santunan, kajian, hingga buka bersama,” ujar Osye saat ditemui di sela kegiatan.
Baca Juga:Lewat Eksepsi, Kuasa Hukum Resbob Nilai Dakwaan JPU Cacat FormilBULOG Bandung Percepat Serapan Gabah Petani di Sumedang
Ia menuturkan, kegiatan tersebut melibatkan hampir seluruh pengurus dan anggota PIM DPD Jawa Barat. Setiap anggota turut berkontribusi sesuai dengan potensi yang dimiliki untuk mendukung terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
Pada kegiatan kali ini, panitia menghadirkan sekitar 100 anak yatim dan dhuafa untuk mengikuti acara secara langsung. Namun, jumlah penerima manfaat sebenarnya lebih banyak karena sebagian santunan juga disalurkan melalui sejumlah yayasan yang bekerja sama dengan panitia.
“Anak-anak yang hadir di sini hanya sebagian saja. Selebihnya kami salurkan melalui beberapa yayasan,” jelasnya.
Adapun yayasan yang mewakili penerima manfaat dalam kegiatan tersebut di antaranya Yayasan Nurfikri, Yayasan Muhammadiyah, dan Yayasan Nur Aini.
Osye menyebutkan, kegiatan santunan ini telah memasuki tahun keempat sejak pertama kali digelar oleh PIM DPD Jawa Barat. Setiap tahunnya, panitia juga membuka kesempatan bagi para donatur untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan empat tahun. Kami juga membuka ruang bagi para donatur untuk berkontribusi, dan setiap tahun selalu ada dukungan dari berbagai pihak,” tuturnya.
Sementara itu, Penasehat PIM Jawa Barat, Nuryanti Widya Komar menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan puncak dari rangkaian kegiatan sosial yang telah dilaksanakan sebelumnya, termasuk penggalangan bantuan bagi korban bencana di wilayah Sumatera.
