JABAR EKSPRES – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (4/3), sekitar pukul 13.10 WIB, menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa dua kendaraan.
Pantauan Jabar Ekspres, satu unit truk dan satu mobil pikap yang tengah berhenti di lampu lalu lintas mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Diketahui pohon roboh saat kedua kendaraan berada dalam posisi menunggu lampu merah. Batang pohon yang cukup besar itu langsung menimpa bagian kendaraan, sehingga sempat menghambat arus lalu lintas di jalur tersebut.
Baca Juga:Hj Renie Rahayu Fauzi Hadiri Reses Wakil Ketua DPR RI H Cucun A Syamsurijal Dari Fraksi PKBBupati Bandung Sidak RSUD Bedas Arjasari, Soroti Proyek 'Anggeus Tapi Teu Anggeus'
Petugas Patroli Polsek Bojongloa Kidul, Wahyu, mengatakan insiden terjadi ketika kendaraan sedang berhenti dan bersiap berbelok di persimpangan.
“Kebetulan ini kan posisi lagi lampu merah. Nah posisi mobil mau belok lampu merah, pas hujan deras sama angin tadi, dia langsung kena tertimpa pohon. Tidak ada korban jiwa. Aman. Alhamdulillah,” ungkapnya kepada Jabar Ekspres di lokasi.
“Kita sementara dialihkan ada pengaturan lalu lintas. Kita lagi nunggu bantuan untuk gergaji. Untuk kepolisian kami akan menjaga lalu lintas dan mengawasi supaya tidak ada yang mendekat lokasi kejadian,” imbuhnya.
Polisi kemudian melakukan pengaturan arus kendaraan untuk mencegah kemacetan yang lebih panjang. Sejumlah petugas berjaga di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada warga yang mendekat selama proses evakuasi berlangsung. Hingga petugas pemadam kebakaran tiba, akses jalan sebagian dialihkan.
Salah seorang pemilik mobil pikap yang tertimpa pohon, Candra, menuturkan dirinya sedang berhenti ketika hujan deras tiba-tiba disertai angin kencang. Dalam hitungan detik, pohon tumbang dan menimpa kendaraannya.
“Tadi lagi setopan. Nunggu lampu merah. Pas hujan gede tiba-tiba pohon menimpa,” kata Candra.
“Pintu akses mobil ke kanan ketutup, tapi alhamdulillah pintu kiri masih bisa saya buka. Tadi kalau tidak ada teralis pasti udah lebih parah ini rusaknya,” tambahnya.
