Gary Antuane Russell Menang Angka atas Andy Hiraoka, Kokohkan Takhta WBA Super Ringan

Gary Antuane Russell Menang Angka atas Andy Hiraoka, Kokohkan Takhta WBA Super Ringan
Poster juara dunia kelas super ringan versi World Boxing Association (WBA), Gary Antuane Russell, yang ditampilkan di situs resmi WBA (SUMBER FOTO: ANTARA)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Juara dunia kelas super ringan (63,5 kg) versi World Boxing Association (WBA), Gary Antuane Russell, sukses mempertahankan dominasinya setelah mengalahkan Andy Hiraoka dalam pertarungan yang digelar di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan resmi WBA, ketiga juri memberikan kemenangan mutlak kepada Russell dengan skor 117-110, 116-111, dan 116-111 setelah duel berlangsung selama 12 ronde penuh.

Sejak ronde pertama dimulai, Russell langsung menunjukkan kelasnya sebagai juara bertahan. Petinju asal Amerika Serikat itu mengandalkan kecepatan tangan dan kombinasi pukulan variatif yang mengarah ke kepala serta tubuh lawan. Dalam lima ronde awal, ia mampu mengatur jarak dan tempo pertandingan sehingga Hiraoka lebih banyak bertahan. Pergerakan kaki Russell yang gesit juga membuat penantang kesulitan melepaskan pukulan bersih.

Baca Juga:Ketegangan AS–Iran Memanas, Kedutaan AS di Lebanon Evakuasi Staf Non-DaruratAuto Juara! Panduan Lengkap Aquarius Cup 2026 Uma Musume

Memasuki pertengahan laga, Hiraoka mulai menemukan ritme. Petinju Jepang yang sebelumnya belum terkalahkan itu mencoba memanfaatkan keunggulan tinggi badan dan jangkauannya untuk menekan dari jarak menengah. Beberapa pukulan ke arah tubuh Russell sempat memaksanya mundur dan membuat pertarungan berlangsung lebih kompetitif dengan intensitas meningkat di tengah ring.

Situasi krusial terjadi pada ronde ke-10 ketika wasit Al Huggins memotong satu poin dari Hiraoka akibat dua pukulan rendah yang sempat menghentikan jalannya laga. Pengurangan poin tersebut menjadi momen penting yang memengaruhi jalannya pertandingan, meskipun Hiraoka tetap menunjukkan determinasi tinggi dengan melancarkan serangan agresif hingga akhir ronde.

Pada dua ronde terakhir, Russell kembali mengambil alih kendali. Ia bertarung dengan lebih disiplin dan terukur, menghindari risiko yang tidak perlu sambil tetap mencetak angka melalui pukulan cepat dan akurat. Strategi aman tersebut memastikan keunggulannya tetap terjaga di kartu penilaian juri.

Kemenangan ini membuat Russell kini mencatatkan rekor 19 kemenangan dan satu kekalahan, sekaligus memperkuat posisinya di divisi 140 pon WBA. WBA menilai performa impresifnya membuka peluang menuju laga unifikasi gelar di masa mendatang.

Sementara itu, Hiraoka harus menerima kekalahan profesional pertamanya setelah sebelumnya membukukan 24 kemenangan beruntun. Meski kalah, penampilannya di Amerika Serikat tetap meningkatkan reputasinya di panggung internasional dan membuktikan bahwa ia masih menjadi ancaman serius di kelas super ringan.*

0 Komentar