Masjid Al Jabbar Bandung Sediakan 19 Ribu Takjil Gratis Sebulan, Ini Berbagai Kegiatannya

Masjid Raya Al Jabbar Bandung (son)
Masjid Raya Al Jabbar Bandung (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masjid Raya Al Jabbar bisa menjadi alternatif tempat ibadah di momen Ramadan 2026 ini. Masjid di Kota Bandung itu menyediakan program takjil gratis, tarawih, fasilitas iktikaf hingga kuliah Subuh.

Masjid di Kecamatan Gedebage itu bukan hanya luas, tapi juga memiliki segudang program untuk menyambut momen Ramadan kali ini. Ketua Umum DKM Masjid Al Jabbar K.H. Tata Sukayat menguraikan, pihaknya telah jauh hari menyiapkan program tersebut. “Kami sudah siapkan panitia khusus, panitia Ramadan, ” katanya saat ditemui Jabar Ekspres, Kamis (19/2).

Tata melanjutkan, sebagai pembukaan, pihaknya juga telah menggelar Munggahan untuk menyambut Ramadan. Sesi itu juga melibatkan pemberian santunan terhadap 400 anak yatim.

Baca Juga:Mengenang Masa Kecil di Masjid Agung Bandung, Wali Kota Ajak Lakukan Ini di Momen RamadanRamadan Momentum Disiplin: Farhan Bagikan Rutinitas Spiritual dan Fisik

Di Ramadan ini ada beberapa kegiatan rutin harian. Seperti Salat Tarawih yang juga dilengkapi dengan kultum. Lalu ada juga Kuliah Subuh dan Duhur. “Ini yang untuk rutin hariannya, ” jelasnya.

Kemudian ada beberapa program yang mengikuti momentum. Misalnya peringatan Malam Nuzulul Quran. Lalu di 10 malam terakhir, masjid juga mempersilahkan bagi masyarakat yang hendak melaksanakan iktikaf.

Di penghujung Ramadan, takbir semalam suntuk juga akan dilakukan. Kemudian ditutup Salat Idul Fitri pada 1 Sawalnya. “Kami juga berharap jika tidak di Safari Ramadan bisa di Salat Idul Fitri. Pak Gubernur Dedi Mulyadi bisa hadir, ” jelasnya.

Sediakan 19.300 Takjil

Masjid Raya Al Jabbar juga menyediakan takjil gratis di setiap harinya. Itu memfasilitasi masyarakat yang ingin buka bersama di masjid.

Total 19.300 paket takjil disediakan. Tapi itu hitung selama 30 hari atau satu Bulan Ramadan. “Kalau jumlah harian menyesuaikan. Biasanya 10 hari terakhir itu lebih banyak, ” kata K H Tata Sukayat.

Pria yang juga Dosen UIN SGD Bandung itu melanjutkan, masjid akan menyediakan paket sahur. Rencananya 10.000 paket. Tapi itu hanya dilaksanakan pada 10 hari terakhir. Hal itu termasuk memfasilitasi bagi jamaah yang tengah iktikaf.

Paket takjil maupun sahur itu sejauh ini dicover mandiri oleh keuangan masjid dan rencana ada dukungan dari Biro Kesra Jawa Barat. Konsepnya memang sedikit berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya yang banyak mendapatkan cover dari OPD – OPD di lingkungan Pemprov Jawa Barat. Hal itu juga bisa dampak dari efisiensi yang dilakukan di lingkungan Pemprov Jawa Barat.

0 Komentar