JABAR EKSPRES – Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Siti Muntamah mendorong penyempurnaan sarana dan prasarana Asrama Haji Indramayu. Hal itu untuk mendukung kelancaran musim haji 2026.
Asrama Haji di Indramayu itu menjadi salah satu fasilitas penting dalam pelaksanaan ibadah haji. Tapi beberapa sarana dan prasarana masih butuh penyempurnaan. Misalnya terkait penyempurnaan pembangunan masjid, serta soal penyediaan sarana air bersih.
Masjid di asrama haji memang sudah terbangun, tapi ada beberapa aspek yang butuh disempurnakan agar masyarakat atau calon jemaah haji bisa nyaman. “Memang masjid butuh penyempurnaan, mudah-mudahan bisa dapat anggaran tahun ini,” kata perempuan yang akrab disapa Umi Oded itu, Jumat (20/2/2026).
Baca Juga:Ono Surono Desak Percepatan Penyelesaian Fasilitas Asrama Haji IndramayuKemenag Jabar Usulkan Hibah ke Pemprov untuk Pembangunan Asrama Haji Indramayu
Sementara soal air bersih, lanjut Umi Oded, Secara lokasi sebenarnya kawasan itu memiliki stok air melimpah tapi kualitasnya kurang baik. Lokasinya tidak jauh dari pantai dan rawa, sehingga air di lokasi cenderung payau, sehingga selama ini mengandalkan distribusi air dari mobil tangki.
“Menurut kami ini butuh teknologi, untuk memfilter atau menyuling air, sehingga kebutuhan air bisa terpenuhi,” katanya.
Umi Oded berharap berbagai persoalan itu bisa segera dituntaskan. Sehingga nanti dalam pelaksanaan haji yang makin dekat bisa berjalan lancar.
Di sisi lain, dari informasi yang dihimpun, sejumlah pembangunan telah berlangsung untuk Asrama Haji dengan lahan sekitar 13 hektare itu, diantaranya, pembangunan tahap pertama mulai 2020 lalu berupa Gedung PPIH, Aula hingga Gudang.
Asrama Haji itu juga bisa menjadi salah satu motor untuk menggeliatkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Sebelum terbang dari Kertajati, jemaah berkumpul di asrama tersebut. (son)
