Dengan adanya Tabligh Akbar dan pembukaan pesantren ini, Lapas Banjar berharap proses pembinaan kepribadian dapat berjalan optimal. Pihak lapas juga menggandeng sejumlah ustaz dan dai dari luar sebagai tenaga pengajar, guna memberikan wawasan keagamaan yang lebih luas kepada para warga binaan.
“Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian menyambut Ramadhan di lingkungan Lapas Banjar. Ke depan, selain pesantren, akan digelar pula kegiatan tadarus Al-Qur’an bersama, ceramah subuh berjamaah, serta buka puasa bersama yang melibatkan seluruh warga binaan dan petugas,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga binaan peserta pesantren mengaku bersyukur dengan adanya program tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan pencerahan dan membantu dirinya memaknai kesalahan di masa lalu.
Baca Juga:BULOG Kancab Bandung Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadhan, Stok Dipastikan AmanPA Kota Cimahi Bahas Kesejahteraan Yudisial dalam Diskusi Internasional BPHPI–FCFCOA
“Ramadhan kali ini terasa berbeda. Ada semangat baru untuk belajar agama lebih dalam. Semoga setelah keluar nanti, saya bisa menjadi pribadi yang lebih bermanfaat,” ucapnya. (CEP)
