Syarat Pengajuan KUR BRI 2026 yang Harus Kamu Siapkan
Sebelum mengajukan KUR BRI 2026, pastikan kamu sudah menyiapkan dokumen berikut:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Usia minimal 17 tahun atau 21 tahun untuk KUR Mikro
- Akta nikah bagi yang sudah menikah
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pinjaman di atas Rp50 juta
- Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan/RT/RW
- Usaha sudah berjalan minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit
Dengan melengkapi syarat ini sejak awal, proses pengajuan akan berjalan lebih lancar dan cepat.
Cara Pengajuan KUR BRI 2026: Offline dan Online
Kamu bisa mengajukan KUR BRI 2026 dengan dua cara, yaitu langsung ke kantor cabang BRI atau melalui layanan online.
Baca Juga:BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap, Kini Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan MudahHadir di Bandung Raya, BCA Expoversary Hadirkan Promo Menarik untuk Pengunjung
Pengajuan langsung dilakukan dengan mendatangi kantor BRI terdekat sambil membawa semua dokumen persyaratan. Petugas akan membantu kamu mengecek kelengkapan dan kelayakan usaha.
Sementara itu, pengajuan online dinilai lebih praktis dan bisa dilakukan dari rumah. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman resmi https://kur.bri.co.id
- Login menggunakan email dan kata sandi akun terdaftar
- Klik menu Ajukan Pinjaman KUR
- Baca syarat dan ketentuan, lalu centang persetujuan
- Isi data diri dan data usaha secara lengkap
- Unggah dokumen pendukung seperti KTP, surat usaha, pas foto, dan foto usaha
- Klik Hitung Angsuran untuk melihat simulasi cicilan
- Klik Ajukan Pinjaman dan tunggu informasi persetujuan
- Jika disetujui, petugas BRI akan melakukan survei usaha
- Datang ke kantor BRI untuk proses pencairan
Meski mengajukan secara online, kamu tetap perlu datang ke kantor BRI untuk tahap akhir pencairan dana.
Tips Agar Pengajuan KUR BRI 2026 Lebih Mudah Disetujui
Agar pengajuan KUR BRI 2026 berjalan lancar, pastikan data yang kamu isi sesuai dengan kondisi sebenarnya. Jelaskan usaha secara jujur dan tunjukkan bahwa usaha memiliki prospek yang jelas.
Selain itu, pilih plafon dan tenor yang realistis. Jangan tergoda pinjaman besar jika kemampuan cicilan masih terbatas. Perencanaan yang matang akan membuat kredit benar-benar membantu perkembangan usaha.
