Harga Emas di Indonesia Menguat Tipis, Antam Mendekati Rp3 Juta per Gram

harga emas
Ilustrasi (SUMBER FOTO: Pexels/Michael Steinberg)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Harga emas di Indonesia hari ini tercatat mengalami kenaikan tipis seiring dengan tren positif pasar emas global. Berdasarkan data terbaru dari sejumlah penyedia resmi, harga emas batangan di dalam negeri menunjukkan penguatan moderat yang menarik perhatian investor maupun masyarakat yang menjadikan emas sebagai aset penyimpan nilai.

Emas batangan produksi Antam saat ini dijual pada kisaran Rp2.791.000 hingga Rp2.951.000 per gram, bergantung pada berat batang emas yang dipilih. Untuk harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam, nilainya berada di sekitar Rp2.624.000 per gram.

Mengacu pada data IndoGold per 9 Februari 2026, harga jual emas Antam tercatat sekitar Rp2.837.373 per gram, sementara harga buyback berada di level Rp2.768.500 per gram.

Baca Juga:Brandon Figueroa Tumbangkan Nick Ball dengan KO Dramatis, Raih Gelar Dunia Kelas Bulu WBAKecelakaan Beruntun Maut di Kano, Nigeria Utara, Tewaskan Puluhan Orang

Di sisi lain, Pegadaian juga mencatat pergerakan harga yang relatif stabil dengan kecenderungan naik. Harga emas batangan Antam ukuran 1 gram di Pegadaian dipatok sekitar Rp2.910.000.

Sementara itu, untuk ukuran yang lebih besar, harga per gram cenderung lebih rendah, seperti pada emas 1.000 gram yang berada di kisaran Rp2.820.967 per gram. Pola ini menunjukkan adanya keuntungan harga bagi pembelian emas dalam jumlah besar.

Selain Antam, emas produksi UBS turut menjadi pilihan masyarakat. UBS mematok harga yang sedikit lebih tinggi dibanding Antam dan Pegadaian. Harga emas UBS ukuran 1 gram berada di kisaran Rp2.925.000 per gram. Sementara itu, untuk ukuran 10 gram, harga per gramnya sekitar Rp2.853.200, dan untuk ukuran 100 gram berada di level Rp2.840.690 per gram.

Jika dilihat dari perbandingan harga, emas Antam masih menjadi salah satu pilihan dengan harga per gram yang relatif lebih kompetitif. Untuk ukuran 1 gram, harga Antam berada di sekitar Rp2.851.110 per gram. Pada ukuran 10 gram, harga per gram turun menjadi sekitar Rp2.800.484, sedangkan ukuran 100 gram berada di kisaran Rp2.793.085 per gram. Selisih harga antarpenyedia ini dipengaruhi oleh biaya produksi, merek, serta sistem distribusi masing-masing.

Kenaikan harga emas di pasar domestik sejalan dengan penguatan harga emas dunia. Harga emas spot XAU/USD saat ini berada di level US$5.019,79 per troy ounce, mengalami kenaikan sekitar 1,11 persen atau setara US$55,17 dari penutupan perdagangan sebelumnya. Penguatan harga global tersebut turut memberikan sentimen positif terhadap pergerakan harga emas di Indonesia.

0 Komentar