200 Pesepeda Siap Jelajahi Rute Menantang nan Indah di Jatim Lewat EJJ 2026

200 Pesepeda Siap Jelajahi Rute Menantang nan Indah di Jatim Lewat EJJ 2026
Pesepeda yang siap jelajahi rute menantang di Jatim lewat EJJ 2026.
0 Komentar

“Saya sering terpapar event Mainsepeda termasuk yang mengeksplorasi kawasan Gunung Ijen dari sisi Banyuwangi, perlu dicoba juga dari sisi Bondowoso. Saya jamin pemandangannya tidak kalah indah,” ungkap Wawan. Dispora sendiri kini sedang membangun database event-event berkonsep sport tourism, termasuk yang dibesut Mainsepeda.

Tahun ini eksplorasi keindahan kawasan pesisir pantai selatan di Jawa Timur juga dimodifikasi. Peserta tetap akan dilewatkan Jalur Lintas Selatan Jawa (JLS) yang dikenal menawan. Namun musim ini, panitia memodifikasinya dengan lebih banyak eksplorasi pesisir pantai selatan di wilayah Kabupaten Blitar. Dengan tetap menyajikan pemandangan pantai-pantai yang ada di rute di wilayah Trenggalek, Ponorogo, dan Pacitan. Ada pula jalur hidden gem, yaitu Teksas Wonocolo, Bojonegoro, yang masih belum banyak dieksplorasi.

“Banyak yang indah-indah yang akan dilewati peserta EJJ. Jualan kita tahun ini Teksas Wonocolo di Bojonegoro, jadi ini kayak tambang minyak tradisional dan feel-nya seperti ikut Unbound Gravel,” kata Founder Mainsepeda, Azrul Ananda.

Baca Juga:Pertemukan Kemendikdasmen dan DBL, Pengembangan Olahraga Pelajar Hadir di Indonesia Sports Summit 2025DBL Indonesia Buka Donasi ‘Assist for Sumatra’, Target Rp50 Juta dalam Dua Minggu

Bagi sebagian cyclist ini akan menjadi pengalaman baru. Muhammad Ikhwan Dharmawan datang jauh dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mengaku sangat excited menanti petualangan EJJ 2026. Ia sebelumnya pernah mengikuti event ultra cycling lain yang melintasi selatan Jawa Timur. Namun, kali ini ia merasa lebih bersemangat karena mengeksplorasi Jawa Timur lebih dalam.

“Rutenya menarik ya. Bagi yang suka menjelajah seperti saya, pasti lebih tertarik dengan rute yang baru. Jadi penasaran sih besok seperti apa,” kata Ikhwan.

Hal yang sama dirasakan oleh ultra cyclist asal Bogor, Dony Febriana. Ini tahun kedua ia mengikuti EJJ, dan rute-rute kejutan yang disiapkan Mainsepeda membuatnya ketagihan. “Saya yakin kenapa ikut lagi juga pasti team Mainsepeda selalu menyajikan sesuatu yang beda. Apalagi view-nya banyak yang bagus,” ungkapnya.

Menariknya, EJJ 2026 ini diikuti 14 peserta perempuan. Di kategori 1.500 km ada duet cyclist nasional, Arfiana Khairunnisa dan Ivo Ananda (istri Azrul Ananda). Sementara di kategori 600 km ada Aude Marie Le Gorec, peserta asing yang sempat menjuarai Banyuwangi Bluefire Ijen KOM. Aude Marie merupakan peserta asal Prancis. Total ada 4 peserta asing dari tiga negara di EJJ 2026 ini.

0 Komentar